Dishub DKI Akui Sulit Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja

  • Whatsapp
Pemprov DKI Sediakan TransJakarta Gratis
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.[Drajat/MI]

Monitorindonesia.com – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo meminta masyarakat untuk mematuhi aturan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat.

“Kebijakan telah dibuat, kembali lagi kepada masyarakatnya. Kami menghimbau agar  tidak melakukan mudik pada masa Lebaran tahun ini sesuai ketetapan pemerintah,” kata Syafrin di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Sebab menurut Syafrin, petugas di lapangan akan melakukan pemeriksaan secara ketat pada kendaraan yang melewati titik-titik penyekatan. Meskipun cara membedakan antara pemudik dan pekerja kantoran dilakukan dengan cara mengidentifikasi ciri fisik saja.

“Begini, pengalaman kami kemarin begitu dilihat ada mobil yang sudah memiliki bawaan banyak, langsung distop, dicek,” ucapnya.

Pemeriksaan, Syafrin melanjutkan, juga dilakukan pada kendaraan roda empat yang terlihat membawa banyak penumpang. Petugas akan menanyakan keperluan perjalanan.

“Ada mobil yang tanpa bawaan banyak, dicek, begitu ditanyakan (dijawab) mudik. Karena penumpangnya cukup ramai,” kata dia.

Syafrin menambahkan, sudah ada 19 kendaraan roda empat yang diminta memutar balik karena akan melakukan mudik lokal.

Pada Kamis (6/5/2021) kemarin, kata Syafrin, sudah ada 19 kendaraan roda empat yang diminta untuk memutar balik karena kedapatan hendak melakukan mudik lokal.

Sementara untuk pemudik motor, kata Syafrin, belum dilakukan penindakan lantaran sulit mengindentifikasi pemudik lokal yang menggunakan motor. “Sesuai identifikasi fisik, yang mudik akan membawa barang cukup banyak,” pungkasnya. (Zat)

#Dinas Perhubungan DKI

Pos terkait