Dishub DKI Klaim Pesepeda Road Bike Bertambah Selama Uji Coba

  • Whatsapp
Dishub DKI Klaim Pesepeda Road Bike Bertambah Selama Uji Coba

Monitorindonesia.com – Dishub DKI Jakarta mengklaim terjadi peningkatan pengguna sepeda road bike selama pelaksanaan uji coba digelar.

Diketahui uji coba Sepeda road bike sebelumnya di lakukan di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Uji coba juga kembali Dilaksanakan di ruas jalan Sudirman-Thamrin dimulai hari ini 7-11 Juni, pukul 05.00-06.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Pada hari pertama, 1.666 pesepeda road bike yang melintas di JLNT ini. Dan meningkat 77% pada uji coba kedua yaitu menjadi 2.499 pesepada. Lalu pada uji cona pesepeda kemarin pada tanggal 6 juni kembali meningkat menjadi 4.005 pesepeda yang masuk kawasan ini atau sebanyak 60.3% peningkatannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo di Jakarta, Senin (7/6/2021).

Oleh sebab itu, Menurut Syafrin, uji coba road bike di ruas jalan Sudirman-Thamrin akan tetap dilaksanakan selama sepekan. Meski pun waktunya dilaksanakan di hari kerja Senin-Jumat, namun sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan.

“Di hari Senin-Jumat itu para pegiat pesepeda sport ini menggunakan ruang jalan bersama-sama dengan kendaraan bermotor. Di sisi lain warga Jakarta beraktifitas dengan kendaraan bermotor di kawasan ini, sehingga jika tidak dilakukan pengaturan maka yang terjadi aspek, keselamatan, kenyamanan pengguna jalan di jalan area ini bisa terabaikan,” terang dia.

Syafrin Melanjutkan, dengan pertimbangan aspek keselamatan dan kenyamanan itu, waktu uji coba dipercepat sebelum memasuki jam sibuk yaitu pukul 05.00-06.30 WIB. Hal itu untuk menghindari mix traffic pesepada dengan pengguna kendaraan bermotor.

“Kami melihat bahwa waktu ideal pengaturan Terkait lintasan road bike itu disiapkan waktu di eliminir mereka menggunakan waktu itu. Sehingga setelah waktu 6.30 sudah tidak ada lagi pegiat sepeda yang tercampur dengan kendaraan bermotor. Semua peseda wajib masuk ke jalur pesepeda permanen,” beber dia.

Adapun dari pelaksanaan uji coba itu disebutkan Syafrin, pihaknya juga dapat melihat sejauh mana kekurangan dari pelaksanaan lintas road bike. Sehingga bisa dilakukan perbaikan dan evaluasi untuk pembenahan agar memberikan kenyamanan dan keselamatan tidak hanya bagi pesepeda namun bagi semua pengguna jalan. “Itu sebagai uji coba dengan kondisi ideal traffic yang eksisting setelah itu tentu kita akan melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari hasil uji coba ini,” urai Syafrinn.

Kemudian Syafrin Menambahkan, akan dilakukan kajian secara menyeluruh khususnya aspek teknis operasional sebelum diterbitkannya regulasi yang mengatur secara khusus. “Jika kajian sudah dilakukan secara menyeluruh, nanti akan disusun sebuah regulasi menjadi regulasi yang komprehensif dan aplikatif ketika diterapkan nantinya,” tutup Syafrin. (Zat)

Pos terkait