Lonjakan Covid-19, Disnakertrans DKI Diminta Evaluasi Pengetatan Aktivitas Perkantoran

  • Whatsapp
disnakertrans-dki-evaluasi-aktivitas-perkantoran
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. [Foto MI/Drajat]

Monitorindonesia.com – Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengimbau agar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) untuk mengevaluasi ulang pengetatan aktivitas perkantoran.

“Dinas tenaga kerja harus terus mengingatkan direktur, manajer, kepala kantor, bahkan Gubernur untuk tetap mewaspadai penularan Covid-19 ini,” kata Pras sapaan akrabnya, di Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Bacaan Lainnya

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta mencatat pada 5-11 April 2021 terdapat 157 kasus positif Covid-19 di 78 perkantoran. Sedangkan pada 12-18 April 2021, jumlah positif Covid-19 meningkat menjadi 425 kasus dari 177 perkantoran.

Selain itu dia juga mengingatkan warga agar tidak terlena dan bergembira meskipun sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19. Hal itu membuat abai terhadap protokol kesehatan.

Politisi PDIP tersebut meyakini dengsn tetap mematuhi Prokes, penularan aktif Covid-19 akan mudah untuk dikendalikan.” Karena dengan telah divaksin bukan berarti orang itu tidak dapat menularkan. Mungkin dia kuat daya tahan tubuhnya, tapi orang lainnya belum tentu. Ini harus hati-hati dan kita tidak perlu euforia vaksin. Bukan berarti kita sudah aman setelah vaksin,” ucap dia.

Pras juga mengingatkan kepala instansi baik pemerintah maupun swasta yang mulai mewajibkan pegawai atau karyawannya untuk bekerja di kantor atau work from office (WFO) agar tidak lupa dengan bahaya Covid-19. “WFH perlu diterapkan termasuk pengaturan pembatasan di perkantoran,” tandasnya. (Zat)

Pos terkait