DPRD DKI : Bukan Waktu Yang Tepat Izinkan Live Music di Ibukota

  • Whatsapp
DPRD DKI : Bukan Waktu Yang Tepat Izinkan Live Music di Ibukota

Monitorindonesia.com – Anggota Komisi A DPRD DKI Gembong Warsono menilai bukan waktu yang tepat bagi Pemerintah DKI memberi izin kegiatan live music di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Ibukota.

“Waktunya tidak tepat, saat ini kasus Covid-19 sedang dalam peningkatan. Belum lagi Munculnya 800 klastes Lebaran, ditambah lagi adanya 19 kasus varian baru Covid-19 di Jakarta,” kata Gembong, di Jakarta, Jum’at (11/6/2021).

Gembong mengaku khawatir upaya Pemprov DKI memberi kesempatan bagi pekerja seni yang bergerak di bidang live music justru menjadi bumerang. Sebab kegiatan live music berpotensi menjadi Klaster baru penyebaran virus Covid-19. “Saat ini sudah banyak Klaster baru bermunculan usai arus mudik, jangan sampai muncul Klaster baru dari adanya pembukaan live music ini. Jadi ini yang kita khawatirkan,” tutur dia.

Meski demikian Gembong mengaku memahami upaya Pemprov DKI mengakomodir aspirasi dari para pekerja seni yang berkarya di bidang live music. Hanya saja, harus diperhatikan betul pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Aturan protokol kesehatan jangan sampai dilanggar. Harus betul-betul dalam pengawasan prokes,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan alasan Pemerintah DKI membuka kegiatan live music karena adanya aspirasi dari para pekerja seni yang bergerak di bidang live music.

Menurut Riza, para pemusik itu sudah terlalu lama menganggur sampai setahun lebih. Sebab pihaknya melarang kegiatan itu karena protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang tak mengizinkan. (Zat)

Pos terkait