DPRD DKI Minta Kejari Kejar Oknum Lain Yang Terlibat Dalam Korupsi Dana BOS dan BOP

  • Whatsapp
DPRD DKI Minta Kejari Kejar Oknum Lain Yang Terlibat Dalam Korupsi Dana BOS dan BOP

Monitorindonesia.com – Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah meminta Kejaksaan tinggi Negeri (Kejari) membongkar tuntas kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP).

Diketahui kasus dugaan korupsi dana BOS dan BOP menyeret mantan Kepala Sekolah SMKN 53 Jakbar dan Muhammad Faisal selaku staf Sudin Pendidikan wilayah 1 Jakbar.

Bacaan Lainnya

Ima meyakini selain selain dua pejabat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, masih asa oknum lain yang terlibat dalam kasus itu. “Telusuri semua sampai akarnya, pasti ada oknum lain yang ikut terlibat,” kata Ima di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Selain itu, Ima meminta aparat penegak hukum agar memeriksa sekolah-sekolah yang berpotensi terjadi korupsi dana pendidikan. “Diperiksa semua sekolah yang terindikasi ada potensi menyelewengkan dana pendidikan,” tegas Ima.

Sebab, menurut Ima terjadi kejanggalan saat penyusunan anggaran dalam APBD tahun 2020 terutama terkait rincian pembelanjaan.

“Banyak rincian pembelanjaan yang tidak masuk akan dalam pos BOS dan BOP. Karena itu harus ditelusuri jangan sampai anggaran pendidikan dikeruk habis oleh oknum tenaga pendidikan untuk kepentingan pribadi,” beber Ima.

Kejari sudah menetapkan kedua pejabat DKI menjadi tersangka dugaan penyalahgunaan dana BOS SMKN 53 Jakbar tahun 2018 dengan total kerugian negara sebesar Rp 7,8 miliar. (Zat)

Pos terkait