BREAKINGNEWS

IPO Bank Jakarta Mundur Lagi, Siap Masuk Bursa Awal 2027

Bank Jakarta
Bank Jakarta (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Rencana penawaran umum perdana saham (IPO) Bank Jakarta kembali mengalami penundaan. Setelah sebelumnya sempat diberitakan bakal segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), bank Jakarta ini kini menargetkan awal 2027 sebagai waktu pencatatan saham.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menegaskan kesiapan bank untuk memasuki pasar modal.

"Seperti tadi sudah disampaikan arahan Pak Gubernur, Kami sekarang sedang persiapan, mudah-mudahan di awal 2027 [IPO]," ujar Agus ditemui di Jakarta, Senin (5/1/2025). 

Selain itu, perseroan tengah melakukan penguatan fundamental sebelum memasuki pasar modal, salah satunya melalui proses penunjukan berbagai konsultan untuk persiapan IPO. Adapun perseroannya menargetkan sedikitnya Rp3 triliun dalam aksi korporasi tersebut. 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut menekankan bahwa Bank Jakarta sedang mempersiapkan diri secara matang sebelum melantai di bursa. Menurutnya, status sebagai perusahaan terbuka akan mendorong peningkatan tata kelola dan transparansi.

"Karena dengan IPO saya meyakini dengan diawasi oleh publik, maka Bank Jakarta akan menjadi semakin baik," jelas Pramono.

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mematangkan agenda tersebut. 

Ia juga meminta jajaran direksi dan komisaris untuk mempercepat pembenahan internal. 

"Karena seperti kita ketahui, Bank Jakarta ini sekarang ini kepemilikannya sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta, sebagai Gubernur Jakarta, saya menaruh harapan untuk ini dikelola secara profesional, memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi siapapun yang memanfaatkan Bank Jakarta," tegasnya. 

Sebagai catatan, kabar soal IPO Bank Jakarta sebenarnya sudah beredar sejak lama. Namun, hingga awal September 2025, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menyatakan belum menerima permohonan konsultasi atau pendaftaran pernyataan rencana penawaran umum perdana saham bank tersebut.

"Perlu saya jelaskan bahwa sampai saat ini belum ada konfirmasi atau pernyataan pendaftaran atas IPO Bank DKI," kata Inarno menegaskan.

Padahal, rencana IPO tersebut sudah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sejak pertengahan 2025.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru