BREAKINGNEWS

Nilai Transaksi Harian Saham di Bursa Merosot ke Rp25,62 Triliun di Februari 2026

Indeks Harga Saham Gabungan
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Februari 2026 sebesar Rp25,62 triliun. Angka ini menurun dibandingkan Januari 2026 yang mencapai Rp34,91 triliun.

Demikian disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi dalam keterangan resminya, Jakarta, seperti dikutip Rabu (4/3/2026).

"Dengan demikian, RNTH bulanan konsisten berada di atas angka Rp20 triliun sejak Agustus 2025," kata dia. 

Dari sisi pelaku pasar, porsi transaksi investor ritel domestik pada Februari tercatat 53%, menurun dari Januari yang mencapai 58%. Sementara itu, investor asing berbalik net buy sebesar Rp0,36 triliun, setelah pada Januari 2026 mencatat net sell Rp9,88 triliun.

Di pasar obligasi, Indeks Komposit ICBI per 27 Februari 2026 ditutup di level 442,12, naik 0,45% (mtd) dan 0,29% (ytd). Adapun yield SBN meningkat 1,76 bps (mtd) dan 10,04 bps (ytd). 

Investor nonresiden di pasar SBN membukukan net sell Rp3,35 triliun mtd (ytd: net sell Rp3,25 triliun), sedangkan di obligasi korporasi net sell Rp0,30 miliar mtd (ytd: net sell Rp0,95 triliun).

Di tengah dinamika pasa, industri pengelolaan investasi tetap mencatat kinerja positif. Asset Under Management (AUM) mencapai Rp1.115,71 triliun per 26 Februari 2026, naik 1,11% (mtd) dan 7,0% (ytd). 

Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana berada di Rp726,26 triliun, tumbuh 3,55% (mtd) dan 7,54% (ytd). Kinerja ini didukung net subscription Rp16,09 triliun (mtd) dan Rp43,12 triliun (ytd).

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru