BREAKINGNEWS

Garuda Indonesia Turun Jadi Bintang 4 Versi Skytrax, Begini Respons Manajemen

Garuda
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) merespons pembaruan peringkat yang dirilis oleh lembaga pemeringkat maskapai penerbangan global Skytrax. Dalam penilaian terbaru tersebut, Garuda Indonesia kini berstatus maskapai bintang 4, setelah sebelumnya menyandang peringkat bintang 5.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Minggu (8/3/2026), manajemen GIAA menjelaskan penilaian Skytrax mencakup berbagai aspek layanan maskapai, terutama kualitas layanan kabin serta pelayanan awak kabin.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan Skytrax, standar layanan yang saat ini dimiliki Garuda Indonesia dinilai belum sepenuhnya memenuhi kriteria maskapai berbintang lima.

Meski begitu, Garuda Indonesia menilai perubahan peringkat tersebut sebagai bagian dari dinamika industri penerbangan global, sekaligus mencerminkan fase transformasi yang sedang dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

"Dalam periode tersebut, Garuda lebih memfokuskan upaya pada pemulihan kondisi perusahaan, terutama melalui penyehatan keuangan dan menjaga keberlanjutan bisnis setelah melewati proses restrukturisasi yang cukup Panjang," ungkap manajemen GIAA.

Selama proses konsolidasi ini, perusahaan juga terus melakukan berbagai perbaikan pada operasional dan kualitas layanan guna membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Garuda Indonesia saat ini tengah menyusun peta jalan (roadmap) peningkatan layanan secara menyeluruh, yang mencakup berbagai titik pengalaman pelanggan, mulai dari layanan di bandara hingga pengalaman selama penerbangan.

Beberapa langkah yang sedang dilakukan antara lain peningkatan kualitas layanan kabin, pembaruan layanan di bandara (ground service), peremajaan fasilitas lounge, pengembangan layanan digital dan inflight service, serta penyempurnaan berbagai elemen layanan lainnya.

Upaya ini bertujuan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan konsisten bagi penumpang. Seluruh pengembangan layanan tetap mengacu pada konsep khas Garuda Indonesia, yaitu “5 senses experience” yang meliputi unsur sight, sound, scent, taste, dan touch.

Bagi perusahaan, pemeringkatan dari Skytrax juga menjadi salah satu referensi penting bagi pelanggan dalam menilai kualitas layanan maskapai.

Maka dari itu, Garuda Indonesia akan terus memperkuat posisinya sebagai full service carrier dengan mengedepankan konsep Indonesian Hospitality, melalui inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan pengalaman pelanggan di berbagai titik layanan.

Garuda Indonesia juga menargetkan tahun 2026 sebagai momentum untuk mempercepat transformasi layanan. Langkah ini dilakukan seiring dengan konsolidasi berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja operasional sekaligus kualitas pengalaman perjalanan bagi penumpang.

"Berbagai pembenahan layanan akan terus dilakukan secara bertahap guna menghadirkan standar layanan yang lebih konsisten serta memperkuat daya saing Garuda Indonesia di tingkat global," ungkap manajemen Garuda Indonesia.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Garuda Indonesia Turun Jadi Bintang 4 Versi Skytrax, Begini Respons Manajemen | Monitor Indonesia