BREAKINGNEWS

IHSG Diprediksi Masih akan Tertekan Sentimen Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih dibayangi sentimen global pada perdagangan Senin (9/3/2026). Proyeksi ini muncul setelah pada akhir pekan lalu IHSG ditutup melemah 1,62 persen ke level 7.585,6.

Berdasarkan riset analis dari Phintraco Sekuritas, dalam jangka pendek IHSG berpotensi bergerak di kisaran 7.500–7.600.

Pelemahan indeks terjadi setelah sebelumnya IHSG sempat mencatat rebound. Namun, sentimen pasar kembali tertekan oleh kekhawatiran investor terhadap meningkatnya tensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang hingga kini belum mereda.

“Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah MA5 dan MA20, yang menunjukkan tekanan jangka pendek masih cukup kuat. Sinyal tersebut juga diperkuat oleh pelebaran slope negatif pada indikator MACD,” tulis riset Phintraco Sekuritas.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi yang dijadwalkan rilis pekan ini. 

Di antaranya data Consumer Confidence pada Senin (9/3), kemudian retail sales dan motorbike sales pada Selasa (10/3), serta car sales pada Jumat (13/3).

Sementara itu dari global, investor juga akan menunggu rilis PCE Prices Index serta Michigan Consumer Sentiment (preliminary) di Amerika Serikat pada Jumat (13/3).

Data tersebut dinilai penting karena akan menjadi salah satu pertimbangan menjelang pertemuan bank sentral AS, Federal Reserve, yang dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Maret 2026.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dicermati, yakni WIIM, DOOH, NCKL, MEDC, BREN, dan TPIA.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru