BREAKINGNEWS

3 Saham Ini Tetap Menarik Minat Investor di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Ilustrasi Saham
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan pasar saham domestik masih akan bergerak fluktuatif seiring meningkatnya risiko geopolitik global, lonjakan harga energi, dan arus dana asing yang masih bergejolak.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto menyebut eskalasi konflik di Timur Tengah telah mendorong harga minyak global naik signifikan, menambah ketidakpastian di pasar keuangan.

Harga minyak Brent tercatat sudah menembus USD100 per barel, meningkat sekitar 35% hanya dalam sepekan. Lonjakan ini terkait risiko gangguan pasokan energi global, termasuk potensi tersendatnya jalur tanker di Selat Hormuz.

"Level harga minyak saat ini mencerminkan premi risiko geopolitik yang tinggi. Jika gangguan pasokan energi berlangsung lama, harga minyak bisa bertahan di atas USD100 per barel, meningkatkan tekanan inflasi global, membatasi ruang pelonggaran moneter, dan memicu risiko stagflasi,” kata Rully dalam risetnya, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Kenaikan harga minyak yang cepat dapat menahan penurunan suku bunga global dan memberi tekanan pada pasar saham, termasuk di negara berkembang seperti Indonesia.

Meski begitu, beberapa saham berbasis komoditas masih menarik minat investor asing, seperti PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Senior Research Analyst Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Farras Farhan menilai sektor batu bara relatif tahan banting meski harga komoditas menurun. 

Dalam riset terbarunya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat pendapatan USD512 juta pada kuartal IV 2025, didukung peningkatan volume penjualan menjadi 6,8 juta ton dan harga jual rata-rata USD75 per ton.

Kinerja ITMG, bilang dia, menunjukkan bahwa disiplin biaya dan efisiensi operasional membantu perusahaan mempertahankan profitabilitas meski harga batu bara sedang menurun.

Dengan kondisi global yang masih tidak pasti, dia menyarankan investor tetap berhati-hati dan selektif dalam memilih saham, terutama di tengah tekanan geopolitik dan fluktuasi harga energi.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

3 Saham Ini Tetap Menarik Minat Investor di Tengah Lonjakan Harga Minyak | Monitor Indonesia