Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Padat, 3,5 Juta Kendaraan Bakal Keluar Jakarta

Jakarta, MI - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memprediksi sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama musim mudik Lebaran.
“Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Jasa Marga mengoptimalkan penggunaan sistem Jasa Marga Integrated Digital (JID) yang memiliki tingkat akurasi hingga 97%,” ujar Rivan dalam keterangannya, Selasa (11/3/2026).
Selain memanfaatkan teknologi, Jasa Marga juga menyiagakan sekitar 8.000 personel yang didukung oleh 516 unit kendaraan operasional selama periode Operasi Ketupat.
Dari sisi infrastruktur, perusahaan juga memastikan empat ruas tol fungsional telah siap sepenuhnya untuk dioperasikan guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
Rivan menekankan, kelancaran operasional jalan tol selama masa mudik tidak hanya bergantung pada kesiapan internal perusahaan, tetapi juga kerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Menurutnya, kolaborasi antara berbagai lembaga menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas selama periode libur panjang tersebut.
Call Center Baru untuk Pengguna Jalan Tol
Untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jalan tol, Jasa Marga juga meluncurkan Call Center 133 yang dapat diakses selama 24 jam sebagai pusat informasi dan pengaduan.
Nomor layanan ini menggantikan call center sebelumnya, yaitu 14080, dengan harapan dapat memberikan akses informasi yang lebih mudah dan respons yang lebih cepat bagi masyarakat selama perjalanan mudik.
“Melalui Call Center 133, kami berharap komunikasi dengan pengguna jalan menjadi lebih cepat, mudah, dan responsif,” kata Rivan.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, Jasa Marga juga menyiagakan berbagai armada operasional, antara lain:
- 176 unit kendaraan derek
- 124 unit Mobile Customer Service (MCS)
- 55 unit ambulans
- 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR)
Selain itu, kesiapan mobile crane juga ditingkatkan untuk menangani kejadian khusus yang membutuhkan penanganan cepat di jalan tol.
Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, Jasa Marga menyiapkan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna mencegah genangan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
Sarana prasarana lalu lintas juga diperkuat dengan penyediaan sekitar 18.000 rubbercone serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas untuk mendukung manajemen lalu lintas selama periode mudik.
Tidak hanya itu, perusahaan juga menyiapkan 43 posko kesehatan di berbagai titik rest area guna memberikan layanan medis bagi pengguna jalan.
Sementara untuk memperlancar transaksi di gerbang tol, Jasa Marga menyiagakan 470 personel on call serta 736 unit mobile reader sebagai alat bantu transaksi guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode Lebaran.
Topik:
