Arus Mudik Mulai Padat, 812 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Lebaran 2026

Jakarta, MI - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Rivan A. Purwantono melaporkan lonjakan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menjelang perayaan Lebaran 2026.
Selama periode H-10 hingga H-6 Lebaran (11-15 Maret 2026), tercatat sebanyak 812.342 kendaraan keluar dari Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.
"Angka itu naik 9,6% dibandingkan kondisi normal," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).
Sebagian besar kendaraan bergerak ke arah timur, dengan rincian:
- Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 47,4% (385.245 kendaraan)
- Arah Barat (Merak): 31,4% (254.896 kendaraan)
- Arah Selatan (Puncak): 21,2% (172.201 kendaraan)
Lonjakan Signifikan di H-6
Khusus pada H-6 Lebaran (15 Maret 2026), volume kendaraan mencapai 162.129 unit, melonjak 21,3% dari normal. Peningkatan ini dipengaruhi oleh:
- Diskon tarif tol 30% pada periode 15-16 Maret 2026
- Mulainya kebijakan work from anywhere (WFA) yang membuat masyarakat mudik lebih awal
Program diskon tarif tol berlaku di berbagai ruas utama, termasuk:
- Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ
- Tol Cipularang dan Padaleunyi
- Sejumlah ruas Trans Jawa dan Trans Sumatra
Sementara itu, kebijakan WFA pada beberapa tanggal di Maret memberi fleksibilitas bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, sehingga arus mudik mulai tersebar lebih awal.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo uang elektronik cukup, mengecek kondisi kendaraan dan fisik pengemudi, mengisi BBM sebelum perjalanan, beristirahat di rest area secukupnya, dan memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi Travoy.
Secara keseluruhan, arus mudik Lebaran 2026 sudah mulai meningkat dan diperkirakan akan terus naik dalam beberapa hari ke depan.
Topik:
