BREAKINGNEWS

Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun

Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun
Harga Batu Bara Melemah Tiga Hari Berturut-turut (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Harga batu bara kembali melemah pada perdagangan kemarin. Penurunan ini membuat komoditas batu hitam tersebut tercatat turun dalam tiga hari berturut-turut.

Pada Rabu (25/3/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan depan ditutup di level US$137,55 per ton, atau turun 1,57% dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Dengan penurunan tersebut, harga batu bara sudah melemah selama tiga hari beruntun dengan koreksi mencapai 6,11%.

Sebelumnya, harga batu bara sempat menguat hingga menyentuh US$146,5/ton pada akhir pekan lalu. Level itu bahkan menjadi yang tertinggi dalam 1,5 tahun terakhir.

Penurunan harga ini diduga dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) setelah reli yang cukup kuat. Pasalnya, sepanjang tahun ini (year-to-date), harga batu bara masih membukukan kenaikan hampir 28%.

Sementara itu, untuk perdagangan Kamis (26/3/2026), secara teknikal harga batu bara masih berada dalam tren bullish jika dilihat dari kerangka waktu harian. Hal ini tercermin dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 66. RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Sedangkan indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 25. Menghuni area jual (short) yang kuat.

Untuk perdagangan hari ini, harga batu bara masih berpotensi melemah. Pelaku pasar dapat mencermati pivot point di level US$135/ton. Dari situ, harga bisa saja menguji support US$ 134-133/ton. Support lanjutan ada di rentang US$ 130-111/ton.

Namun, jika harga berhasil berbalik menguat, maka level US$139/ton berpotensi menjadi resisten terdekat. Sementara itu, target penguatan yang lebih tinggi atau resisten terjauh berada di US$146/ton. 

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun | Monitor Indonesia