BREAKINGNEWS

Awal 2026 Sepi IPO, tapi 12 Perusahaan Sudah Antre Masuk BEI

Awal 2026 Sepi IPO, tapi 12 Perusahaan Sudah Antre Masuk BEI
Main hall Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat belum ada perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga 27 Maret 2026. 

Meski demikian, minat untuk melantai di bursa tetap ada, dengan 12 perusahaan saat ini masuk dalam antrean atau pipeline IPO.

Berdasarkan data yang ada, dari sisi ukuran, mayoritas calon emiten berasal dari perusahaan besar. 

Sebanyak 11 perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar, sementara hanya satu perusahaan yang berada di kategori aset menengah.

Jika dilihat dari sektornya, perusahaan yang akan IPO berasal dari berbagai industri. Sektor konsumsi non-primer menjadi yang paling dominan dengan tiga perusahaan. 

Selain itu, masing-masing dua perusahaan berasal dari sektor kesehatan, infrastruktur, dan teknologi. Sementara sisanya terdiri dari satu perusahaan di sektor energi, keuangan, serta transportasi dan logistik.

Menariknya, hingga saat ini belum ada calon emiten dari sektor bahan baku, konsumsi primer, industri, maupun properti dan real estate.

Belum lama ini, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menilai kondisi tanpa IPO di awal tahun ini masih wajar. 

Meski begitu, BEI tetap menargetkan sekitar 50 perusahaan bisa melantai di bursa sepanjang 2026.

Jeffrey menegaskan bahwa fokus utama BEI bukan hanya pada jumlah perusahaan yang IPO, tetapi juga pada kualitas emiten. 

Dia ingin memastikan perusahaan yang masuk ke pasar modal memiliki fundamental yang baik dan mampu memberikan nilai jangka panjang bagi investor.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Awal 2026 Sepi IPO, tapi 12 Perusahaan Sudah Antre Masuk BEI | Monitor Indonesia