Rugi DOID Melonjak 90% di 2025, Tembus USD116,26 Juta

Jakarta, MI - Kinerja bisnis PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) semakin tertekan di tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (29/3/2026), DOID mencatat rugi bersih sebesar USD116,26 juta, melonjak 89,56% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar USD61,33 juta. Akibatnya, rugi per saham juga meningkat menjadi USD0,01574 dari sebelumnya USD0,00814.
Penurunan kinerja ini sejalan dengan melemahnya pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan bersih DOID tercatat USD1,48 miliar, turun 15,43% dari USD1,75 miliar pada tahun sebelumnya.
Beban pokok pendapatan memang berhasil ditekan menjadi USD1,44 miliar dari USD1,6 miliar, namun laba kotor tetap anjlok tajam 72,82% menjadi USD41,6 juta.
Dari sisi operasional, beban usaha meningkat menjadi USD108,7 juta. Di sisi lain, pendapatan lain-lain melonjak signifikan menjadi USD58,27 juta, namun hal ini belum cukup untuk menahan tekanan kinerja.
Beban lain-lain juga naik menjadi USD57,52 juta, sementara pendapatan keuangan turun menjadi USD4,1 juta. Beban keuangan tercatat sedikit menurun menjadi USD91,62 juta.
Meski sempat mencatat laba tahun berjalan sebesar USD127,6 juta (naik dari USD65,86 juta), tekanan dari berbagai pos beban membuat kinerja keseluruhan tetap mencatatkan rugi bersih yang lebih dalam.
Dari sisi neraca, kondisi keuangan juga melemah. Total aset turun menjadi USD1,52 miliar dari USD1,58 miliar.
Sementara itu, liabilitas meningkat menjadi USD1,48 miliar dari USD1,39 miliar. Ekuitas anjlok tajam menjadi USD48,87 juta dari sebelumnya USD193,47 juta, dan posisi saldo berubah dari surplus menjadi akumulasi rugi sebesar USD63,24 juta.
Topik:
