BREAKINGNEWS

Rugi Adhi Karya Naik Tajam ke Rp5,4 Triliun di 2025

Rugi Adhi Karya Naik Tajam ke Rp5,4 Triliun di 2025
Ilustrasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan kinerja keuangan yang memburuk sepanjang 2025 bila dibanding pencapaian tahun 2024. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (7/4/2026), Adhi Karya membukukan rugi bersih sebesar Rp5,4 triliun di 2025, melonjak drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp86,75 miliar.

Lonjakan kerugian ini membuat rugi per saham ikut meningkat tajam menjadi Rp642,58, dari sebelumnya Rp10,32.

Dari sisi pendapatan, ADHI mencatatkan penurunan signifikan menjadi Rp9,66 triliun, dari Rp13,35 triliun pada tahun sebelumnya. 

Pendapatan tersebut masih didominasi oleh segmen teknik dan konstruksi sebesar Rp8,35 triliun, disusul manufaktur, properti dan pelayanan, serta investasi dan konsesi.

Meski beban pokok pendapatan turun menjadi Rp8,61 triliun, laba kotor tetap tertekan dan hanya mencapai Rp1,04 triliun, turun dari Rp1,62 triliun.

Tekanan juga terlihat di level operasional. Laba usaha anjlok tajam menjadi Rp179,48 miliar dari sebelumnya Rp702,1 miliar, meskipun beban usaha sedikit menurun.

Selain itu, kontribusi dari ventura bersama ikut turun, sementara entitas asosiasi justru berbalik rugi. Di sisi lain, beban keuangan meningkat, dan beban lain-lain melonjak tajam hingga Rp5,04 triliun, yang menjadi faktor utama membengkaknya kerugian.

Akibatnya, rugi sebelum pajak melonjak ke Rp5,61 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp34,49 miliar pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Adhi Karya turun menjadi Rp28,79 triliun dari Rp34,64 triliun. Dengan porsi liabilitas dan ekuitas masing-masing menjadi Rp25,49 triliun dan Rp3,29 triliun.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Rugi Adhi Karya Naik Tajam ke Rp5,4 Triliun di 2025 | Monitor Indonesia