Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 18,39 poin atau -0,26% ke level 6.971,02 pada perdagangan Selasa (7/4/2026). Sepanjang hari, IHSG bergerak fluktuatif di rentang 6.942,62 hingga 7.022,04, namun akhirnya berakhir di zona merah saat penutupan.
Seiring dengan pelemahan indeks, mayoritas saham juga mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 407 saham melemah, sementara 250 saham menguat dan 158 saham bergerak stagnan.
Tekanan paling besar datang dari sektor industrial yang turun hingga -2,63%. Selain itu, sektor transportasi, barang konsumen primer, teknologi, properti, barang konsumen non primer, kesehatan, hingga bahan baku juga ikut berada di zona merah.
Di sisi lain, masih ada beberapa sektor yang mencatatkan penguatan, yakni infrastruktur yang naik 0,76%, diikuti sektor keuangan sebesar 0,64% dan energi sebesar 0,20%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, bursa mencatat volume transaksi mencapai 27,08 miliar saham dengan frekuensi 1,76 juta kali. Nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp13,4 triliun dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp12.249 triliun.
Pada jajaran saham, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah terkoreksi 15% ke level Rp102. Penurunan juga dialami oleh PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) yang turun 11,05% ke Rp306 dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yang melemah 10,20% ke Rp660.
Di tengah tekanan pasar, beberapa saham justru mencatatkan kenaikan signifikan. PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) memimpin penguatan dengan lonjakan 34,82% ke Rp151. Disusul PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) yang naik 29,41% ke Rp110 serta PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) yang menguat 26,19% ke Rp106.
Sementara itu, saham-saham dengan nilai transaksi terbesar masih didominasi oleh emiten perbankan dan energi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat transaksi sebesar Rp893,29 miliar, lalu diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp862,82 miliar dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar Rp755,58 miliar.

