Garuda Indonesia akan Naikkan Harga Tiket Secara Bertahap

Jakarta, MI - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengaku akan menyesuaikan harga tiket pesawat seiring tekanan global di industri penerbangan, terutama akibat ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga bahan bakar avtur.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan menyampaikan penyesuaian harga tiket menjadi langkah yang tidak terhindarkan untuk menjaga keberlangsungan operasional maskapai.
"Kebijakan ini juga sejalan dengan aturan pemerintah melalui KM 83 Tahun 2026 terkait penyesuaian komponen biaya tambahan (fuel surcharge) untuk penerbangan domestik kelas ekonomi," ungkap dia dalam keterangan resminya, Kamis (8/4/2026).
Meski demikian, bilang dia, Garuda Indonesia memastikan penyesuaian tarif akan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap mengedepankan transparansi serta mengikuti ketentuan regulator.
Di sisi lain, pemerintah juga memberikan dukungan berupa insentif pajak pertambahan nilai (PPN) 11% yang ditanggung pemerintah (DTP).
"Kebijakan ini diharapkan dapat menahan kenaikan harga tiket agar tetap terjangkau bagi masyarakat," kata dia.
Garuda Indonesia menyebut langkah ini sebagai upaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis maskapai dan akses layanan transportasi udara bagi publik.
Selain penyesuaian harga, perusahaan juga menyiapkan strategi lain untuk menghadapi tekanan industri, seperti mengoptimalkan frekuensi dan jadwal penerbangan di sejumlah rute guna menjaga efisiensi operasional.
Ke depan, Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan global dan menyesuaikan kebijakan secara fleksibel, agar tetap mampu memberikan layanan penerbangan yang aman, andal, dan terjangkau bagi masyarakat.
Topik:
