Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi menguat pada perdagangan Jumat (10/4/2026).
Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran support 7.200, pivot 7.300, dan resistance 7.400.
Pada perdagangan Kamis (9/4/2026), IHSG ditutup naik 0,39 persen ke level 7.307,59 meski sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai tren penguatan masih cukup terjaga. IHSG saat ini masih bertahan di atas level MA20, sementara indikator MACD menunjukkan histogram positif yang terus berlanjut.
"Dengan kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan masih berpeluang menguat dan menguji level 7.350," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Meski begitu, sentimen eksternal tetap perlu dicermati. Salah satunya berasal dari revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh World Bank menjadi 4,7 persen pada 2026, turun dari sebelumnya 4,8 persen. Angka ini juga lebih rendah dari target pemerintah dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen.
Penurunan proyeksi itu sejalan dengan perlambatan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik di luar China, yang diperkirakan hanya tumbuh 4,1 persen.
Di sisi domestik, perhatian pasar juga tertuju pada melemahnya penjualan sepeda motor. Pada Maret 2026, penjualan motor turun 17,1 persen secara tahunan (year on year), berbalik dari pertumbuhan 1 persen pada Februari.
Secara bulanan, penjualan motor juga turun 23,6 persen dibanding Februari. Meski demikian, secara kumulatif kuartal I-2026, penjualan masih tumbuh 4,1 persen.
Phintraco menilai penurunan ini kemungkinan dipengaruhi pergeseran pola belanja masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan, yakni EMTK, CUAN, CTRA, ISAT, dan BRPT.

