IHSG Naik 2,34% ke 7.675, Saham Konglomerat Dorong Penguatan

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan data perdagangan IHSG naik 175,76 poin atau 2,34% ke level 7.675,95, setelah bergerak di rentang 7.592,74 hingga 7.686,35 sepanjang hari.
Pergerakan pasar saham didominasi tren positif. Sebanyak 548 saham naik, 151 saham turun, dan 119 saham stagnan.
Hampir seluruh sektor mencatatkan kenaikan. Sektor infrastruktur memimpin dengan penguatan 5,62%, diikuti sektor industri 4,47%, energi 3,68%, bahan baku 3,55%, transportasi 3,20%, serta properti 1,88%.
Sektor lainnya seperti barang konsumen primer naik 1,50%, keuangan 1,12%, dan kesehatan 0,24%. Sementara itu, dua sektor yang melemah adalah barang konsumen non-primer yang turun 0,95% dan teknologi yang terkoreksi 0,37%.
Sejumlah saham dari kelompok usaha besar (konglomerat) menjadi pendorong utama penguatan IHSG hari ini. Dari Grup Bakrie, saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melonjak 27,04% ke Rp202, sementara PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 10,48% ke Rp580. Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro, juga menguat 15,98% ke Rp7.075.
Dari kelompok usaha Prajogo Pangestu, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 13,78% ke Rp1.280, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 11,42% ke Rp2.440, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 10,83% ke Rp6.650.
Kenaikan juga terjadi pada saham dari Lippo Group, yakni PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik 9,31% ke Rp20.250. Dari Grup Salim, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) menguat 8,64% ke Rp176.
Sementara itu, saham milik Garibaldi Thohir atau Boy Thohir, yakni PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), turut naik 8,50% ke Rp830.
Hingga penutupan perdagangan, total volume transaksi mencapai 52,8 miliar saham dengan frekuensi 3,1 juta kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp24,7 triliun dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp13.710 triliun.
Topik:
