IHSG Melemah Tipis 0,03% ke Posisi 7.621

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 0,03% atau 2,20 poin ke posisi 7.621,38 pada perdagangan Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan data perdagangan, pergerakan indeks sempat naik turun di kisaran 7.575 hingga 7.705 di sepanjang hari ini. Meski IHSG ditutup melemah, sebagian besar saham justru bergerak naik. Tercatat 356 saham menguat, 318 saham melemah, dan 147 saham tidak berubah.
Dari sisi sektor, pergerakan cukup beragam. Sektor transportasi mencatat kenaikan paling tinggi, diikuti kesehatan, teknologi, industri, barang konsumen primer, dan keuangan yang juga berada di zona hijau.
Sementara itu, sektor infrastruktur, bahan baku, properti, barang konsumen non primer, dan energi mengalami penurunan.
Aktivitas perdagangan juga cukup ramai, dengan total 39,1 miliar saham diperdagangkan dalam 2,6 juta transaksi. Nilai transaksi mencapai Rp17,6 triliun, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp13.610 triliun.
Untuk saham dengan penurunan terbesar, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) memimpin dengan penurunan tajam, diikuti PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL).
Sedangkan saham dengan kenaikan tertinggi diraih oleh PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), kemudian PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), serta PT Green Power Group Tbk (LABA).
Adapun saham yang paling banyak diperdagangkan hari ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp801,04 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp769,34 miliar, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp722,51 miliar.
Topik:
