BREAKINGNEWS

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp1.530 Triliun per Maret 2026

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp1.530 Triliun per Maret 2026
Kantor Pusat Bank Mandiri. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat kinerja solid hingga kuartal I-2026, terutama dari sisi penyaluran kredit yang tumbuh signifikan.

Total kredit yang disalurkan mencapai Rp1.530 triliun atau naik 17,4% secara tahunan atau year on year (yoy). Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan yang berada di level 9,37%.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh kuat menjadi Rp1.675 triliun atau meningkat 21,1% (yoy), lebih tinggi dibandingkan industri yang tumbuh 13,2%. Struktur dana pun semakin sehat, tercermin dari dana murah (CASA) yang mencapai Rp1.201 triliun atau naik 12,7% (yoy).

Efisiensi operasional ikut membaik, terlihat dari rasio BOPO yang turun ke level 58,0%, atau membaik 3,48% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan menyampaikan, kinerja ini merupakan hasil nyata dari fokus sinergi yang dijalankan secara terarah dan berdampak. 

Bank Mandiri mengedepankan semangat Sinergi Majukan Negeri melalui penguatan sinergi UMKM dan ekonomi kreatif, serta sinergi ekosistem digital.

"Kinerja yang kami hasilkan bukan hanya mencerminkan pertumbuhan bisnis semata, tetapi merupakan hasil nyata dari fokus sinergi yang melibatkan berbagai unsur perekonomian nasional, sejalan dengan komitmen kami untuk terus menjadi kontributor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Riduan dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2026).

Bertumbuhnya penyaluran kredit perseroan, hal itu berdampak pula bagi laba Bank Mandiri. Di kuartal I-2026, bank berkode emiten BMRI ini mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara year on year (yoy).

"Dengan profitabilitas yang terjaga kokoh tercermin dari Return on Equity (ROE) di level 22,1 persen, serta fondasi permodalan yang kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 19,7 persen," jelas dia.

Posisi ini memberikan ruang yang kuat bagi Bank Mandiri untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan menghadapi potensi gejolak pasar ke depan, akibat gejolak global yang belum mereda.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri M. Rizaldi menjelaskan, seluruh ekspansi bisnis yang dilakukan Bank Mandiri, secara konsisten diimbangi dengan pengelolaan kualitas aset yang disiplin.

"Dengan NPL Gross bank only terjaga di level 0,98 persen atau membaik 3 bps (yoy), jauh di bawah rata-rata industri sebesar 2,17 persen, didukung pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage Ratio di level 245 persen," tutup Rizaldi.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru