BREAKINGNEWS

Waskita Karya Rugi Rp678,03 Miliar per Maret 2026

Waskita Karya Rugi Rp678,03 Miliar per Maret 2026
Kantor Pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) masih mengalami rugi yang tidak baik bagi bisnis perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2026, Waskita Karya membukukan rugi sebesar Rp678,03 miliar di kuartal I-2026, turun 45,58% dibandingkan Rp1,24 triliun pada kuartal I-2025. 

Seiring itu, rugi per saham juga menyusut menjadi Rp23,54 dari sebelumnya Rp43,26.

Di sisi pendapatan, perusahaan mencatat pertumbuhan yang cukup kuat. Pendapatan usaha naik 54,81% menjadi Rp2,09 triliun, dari Rp1,35 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Namun, peningkatan pendapatan tersebut diiringi lonjakan beban pokok pendapatan yang mencapai Rp1,92 triliun, naik dari Rp1,09 triliun. Akibatnya, laba kotor justru turun menjadi Rp175,06 miliar dari sebelumnya Rp255,29 miliar.

Dari sisi biaya, beberapa pos berhasil ditekan seperti beban penjualan dan beban umum administrasi. 

Namun, tekanan masih datang dari kenaikan beban pajak final serta penurunan pendapatan bunga. Selain itu, beban keuangan yang masih tinggi di kisaran Rp895,27 miliar turut membebani kinerja.

Kerugian dari entitas asosiasi dan ventura bersama juga meningkat menjadi Rp126,02 miliar, menambah tekanan terhadap laba perusahaan.

Secara keseluruhan, rugi periode berjalan tercatat Rp778,85 miliar, membaik dari Rp1,36 triliun pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Waskita turun menjadi Rp68,89 triliun dari Rp70,73 triliun pada akhir 2025. Liabilitas juga menurun menjadi Rp65,95 triliun, namun ekuitas ikut tergerus menjadi Rp2,94 triliun.

Sementara itu, defisit perusahaan masih membengkak menjadi Rp20,89 triliun, menunjukkan tantangan keuangan yang masih besar meski ada perbaikan kinerja.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru