BREAKINGNEWS

JP Morgan: Indonesia Peringkat Kedua Dunia Tahan Guncangan Energi

JP Morgan: Indonesia Peringkat Kedua Dunia Tahan Guncangan Energi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Laporan terbaru dari J.P. Morgan Asset Management menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara paling tangguh menghadapi krisis energi global. 

Dalam riset berjudul Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026, Indonesia bahkan berada di peringkat kedua dunia, hanya sedikit di bawah Afrika Selatan.

Studi ini menganalisis 52 negara yang mewakili sekitar 82% konsumsi energi global. Hasilnya, Indonesia mencatat tingkat ketahanan energi (insulation factor) sebesar 77%, lebih tinggi dari Tiongkok (76%) dan Amerika Serikat (70%).

Kekuatan utama Indonesia berasal dari sumber energi dalam negeri. Batu bara menyumbang sekitar 48% kebutuhan energi nasional, disusul gas bumi 22% dan energi terbarukan 7%. Dengan komposisi ini, Indonesia dinilai lebih siap menghadapi lonjakan harga energi global.

Selain itu, Indonesia juga relatif tidak bergantung pada jalur distribusi energi global yang rawan konflik. Impor energi melalui Selat Hormuz hanya sekitar 1% dari total konsumsi nasional. 

Angka ini jauh lebih rendah dibanding negara lain seperti Korea Selatan (33%), Thailand (27%), atau Singapura (26%) yang lebih rentan terhadap gangguan pasokan.

Menanggapi hal ini, Airlangga Hartarto menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja bersama berbagai pihak dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Menurutnya, kondisi ini tidak hanya menunjukkan kekuatan saat ini, tetapi juga membuktikan bahwa kebijakan energi pemerintah selama ini sudah berada di jalur yang tepat. 

"Ketahanan energi yang baik juga membantu menjaga stabilitas anggaran negara, daya beli masyarakat, dan aktivitas dunia usaha di tengah gejolak global," kata dia dalam keterangan resminya Kamis (23/4/2026).

Meski demikian, pemerintah tidak ingin lengah. Sejumlah langkah terus diperkuat, seperti meningkatkan produksi migas dalam negeri, mempercepat pengembangan energi terbarukan, mendorong penggunaan kendaraan listrik, serta memperluas sumber dan jalur pasokan energi.

Ke depan, pemerintah akan terus mengintegrasikan kebijakan energi dan fiskal agar ketahanan ini tetap terjaga dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru