Penjualan Gajah Tunggal Turun 4,77% di Kuartal I-2026

Jakarta, MI - PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami kinerja bisnis yang cukup menarik di sepanjang kuartal pertama 2026.
Karena, meski penjualan menurun, perusahaan justru dapat meningkatkan laba berkat efisiensi biaya.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang diberitakan pada Minggu (5/3/2026), penjualan bersih Gajah Tunggal tercatat sebesar Rp4,19 triliun per 31 Maret 2026, turun 4,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp4,40 triliun.
Namun, di sisi lain, perusahaan berhasil menekan beban pokok penjualan sebesar 8,76 persen menjadi Rp3,23 triliun dari sebelumnya Rp3,54 triliun. Efisiensi ini mendorong laba kotor naik 12,51 persen menjadi Rp965,35 miliar.
Peningkatan juga terlihat pada laba sebelum pajak yang naik 7,49 persen menjadi Rp492,08 miliar. Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan tumbuh 7,77 persen menjadi Rp380,8 miliar.
Dari sisi keuangan, posisi perusahaan juga semakin solid. Total aset meningkat menjadi Rp22,20 triliun, naik dari Rp21,67 triliun pada akhir 2025. Liabilitas tercatat sebesar Rp11,35 triliun, sementara ekuitas tumbuh menjadi Rp10,84 triliun.
Topik:
