BREAKINGNEWS

Prajogo Pangestu Berumur 82 Tahun, Dapat Kado Pahit dari MSCI

Prajogo Pangestu Berumur 82 Tahun, Dapat Kado Pahit dari MSCI
Konglomerat Prajogo Pangestu. (Foto: Dok. Bakti Barito)

Jakarta, MI - Prajogo Pangestu yang merupakan konglomerat dan pemilik dari PT Barito Pacific (BRPT) baru merayakan ulang tahun ke-82 pada Rabu (13/5/2026).

Di hari ulang tahunnya bertepatan dengan kabar yang tidak baik dari pasar modal global, karena sejumlah saham emiten miliknya di Barito Pacific resmi terdepak dari indeks global MSCI.

Dalam hasil MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review, tiga saham yang terafiliasi dengan Grup Barito yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) resmi dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes.

Perubahan itu berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Secara global, MSCI menghapus 101 saham dari MSCI ACWI Index dan menambahkan 49 saham baru. Pengumuman itu dirilis MSCI Inc. dari London pada Selasa (12/5/2026). 

Keluarnya saham-saham milik Prajogo Pangestu dari indeks MSCI langsung menekan pergerakan harga saham tersebut pada perdagangan Rabu (13/5/2026). 

Saham BREN anjlok 11,36% ke level 3.200, sementara TPIA turun 14,85% ke posisi 4.300. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga melemah 8,77% ke level 2.080.

Pemilik Barito Pacific

Prajogo Pangestu selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di pasar modal Indonesia. Emiten-emiten di Bawah bendera Barito Pacific sering menjadi penggerak kapitalisasi pasar dan perhatian investor ritel, karena valuasi besar serta volatilitas pergerakan sahamnya.

Prajogo memulai bisnisnya dari sektor perkayuan pada akhir 1970-an sebelum membangun kerajaan bisnis Barito Pacific Group. Perusahaannya kemudian berkembang ke sektor petrokimia, energi baru terbarukan, pertambangan, hingga infrastruktur.

Melalui Barito Pacific, Prajogo mengendalikan bisnis petrokimia lewat TPIA, energi panas bumi melalui BREN, serta bisnis tambang dan mineral melalui emiten CUAN. Ia juga tercatat sebagai pemegang saham pengendali PT Petrosea Tbk (PTRO).

Berdasarkan daftar Forbes 2026, Prajogo Pangestu menempati posisi ke-84 orang terkaya dunia dan menjadi salah satu konglomerat terkaya di Indonesia dengan sumber kekayaan utama dari sektor petrokimia, energi, dan pertambangan.

Sedangkan di Indonesia, Prajogo Pangestu memegang gelar sebagai orang terkaya dengan total kekayaan USD20,9 miliar ata u setara Rp362,2 triliun per Mei 2026.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Prajogo Berumur 82 Tahun, Dapat Kado Pahit dari MSCI | Monitor Indonesia