Jakarta, MI - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu (13/5/2026).
Perubahan manajemen ini dilakukan sebagai bagian dari upaya transformasi dan percepatan pemulihan kinerja perusahaan.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service, serta Sugito Anjasmoro sebagai Komisaris.
Di sisi lain, Garuda Indonesia juga memberhentikan dengan hormat Eksitarino Irianto dari posisi Direktur Human Capital & Corporate Service. Sedangkan Frans Dicky Tamara yang sebelumnya menjabat Komisaris kini resmi berpindah posisi menjadi direktur.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan mengatakan perubahan susunan pengurus ini menjadi bagian dari proses penguatan fundamental bisnis perusahaan.
Menurut dia, Garuda Indonesia tengah menjalankan transformasi menyeluruh agar perusahaan dapat tumbuh dengan bisnis yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan.
“Dengan susunan manajemen baru ini, kami berharap proses turnaround Garuda Indonesia bisa berjalan lebih solid dan memperkuat posisi Garuda sebagai maskapai nasional yang kompetitif,” ujar Glenny dalam keterangan resminya, Kamis (14/4/2026).
Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
- Komisaris Independen: Mawardi Yahya
- Komisaris: Chairal Tanjung
- Komisaris: Sugito Anjasmoro
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Glenny Kairupan
- Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
- Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
- Direktur Teknik: Mukhtaris
- Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
- Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

