BREAKINGNEWS

Rupiah Makin Anjlok ke Rp17.724 per USD

Rupiah Makin Anjlok ke Rp17.724 per USD
Ilustrasi rupiah. (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, MI - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan. Pelemahan itu membuat mata uang rupiah sudah berada di level Rp 17.700-an per USD pada perdagangan siang ini.

Dikutip dari data Bloomberg, Selasa (19/5/2026), sekitar pukul 11.28 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 17.724 per USD.

Kondisi ini menjadi posisi terparah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepanjang masa. Akahkah rupiah masih terus melemah?

Asal tahu saja, Gubernur Perry Warjiyo mengaku optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan kembali menguat pada Juli hingga Agustus 2026.

Menurut Perry, pelemahan rupiah saat ini hanya bersifat sementara dan dipengaruhi oleh tekanan global serta meningkatnya kebutuhan valuta asing (valas) pada periode tertentu.

“Kami meyakini nanti akan menguat kembali pada Juli–Agustus,” ujar Perry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, permintaan dolar AS biasanya meningkat pada April hingga Juni karena kebutuhan pembayaran dividen, cicilan utang luar negeri, hingga kebutuhan perjalanan haji.

Meski rupiah sedang tertekan, Perry menilai rata-rata nilai tukar rupiah sepanjang 2026 masih sesuai asumsi makro APBN, yakni di kisaran Rp16.200 hingga Rp16.800 per dolar AS.

Bahkan, BI masih memperkirakan rata-rata kurs rupiah tahun ini berada di sekitar Rp16.500 per USD.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru