BREAKINGNEWS

Koreksi IHSG Masih Wajar, OJK: Bursa Global Lebih Turun Tajam

Koreksi IHSG Masih Wajar, OJK: Bursa Global Lebih Turun Tajam
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi saat ditemui di Gedung BEI, Selasa (19/5/2026)

Jakarta, MI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir masih tergolong stabil, meski pasar dibayangi sentimen global dan dampak rebalancing indeks MSCI.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan koreksi yang terjadi di pasar saham Indonesia masih sejalan dengan pelemahan bursa regional dan global, sehingga bukan disebabkan oleh memburuknya fundamental ekonomi domestik.

"Kami melihat banyak bursa global yang justru mengalami penurunan lebih dalam. Kalaupun ada yang menguat, kenaikannya juga sangat tipis," ujar dia dalam konferensi pers di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Selasa (19/5/2026).

Wania yang akrab disapa Kiki ini menyatakan, tekanan pasar saat ini dipengaruhi meningkatnya tensi geopolitik global serta kebijakan moneter dunia yang masih ketat. 

Selain itu, keputusan MSCI melakukan rebalancing indeks pada pertengahan Mei turut memicu penyesuaian portofolio investor global.

Meski demikian, Kiki menilai pelemahan IHSG pasca pengumuman MSCI masih berada dalam batas yang wajar.

“Kalau kita lihat, koreksinya masih moderat, sekitar 1,98 persen pada hari pertama pengumuman MSCI dan 1,85 persen pada 18 Mei setelah libur panjang,” jelas Kiki.

Kiki menambahkan, volatilitas yang terjadi saat ini justru mencerminkan proses price discovery yang lebih sehat di pasar modal. Dengan kondisi tersebut, pergerakan saham dinilai semakin mencerminkan fundamental masing-masing emiten, bukan hanya dipengaruhi sentimen jangka pendek.

Kiki juga menegaskan berbagai reformasi yang dilakukan regulator bersama BEI bertujuan memperkuat integritas, transparansi, dan kualitas pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.

“Ini merupakan konsekuensi logis dari transformasi yang sedang dilakukan di pasar modal. Pergerakan indeks kita sekarang lebih mencerminkan kondisi fundamental pasar,” tutup Kiki.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Koreksi IHSG Wajar, OJK: Bursa Global Lebih Turun Tajam | Monitor Indonesia