Jakarta, MI - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi melantik Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve pada Jumat (22/5/2026) waktu Washington DC.
Dalam pelantikan itu, Trump secara terbuka menegaskan bahwa dirinya ingin Warsh memimpin bank sentral AS secara independen. Pernyataan itu adalah upaya untuk meredam kekhawatiran investor yang melihat Trump akan berupaya mengendalikan Warsh dalam pengambilan kebijakan bank sentral.
Warsh menjadi Ketua The Fed ke-17 menggantikan Jerome Powell, yang belakangan sempat menyinggung adanya upaya intervensi dari Trump terhadap bank sentral AS.
Ia dipilih dengan suara bulat dalam rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).
“Saya ingin Kevin benar-benar independen. Saya ingin dia independen dan melakukan pekerjaan yang hebat. Jangan melihat saya, jangan melihat siapa pun, lakukan saja pekerjaan Anda sendiri dan lakukan pekerjaan yang hebat,” ujar Trump dalam upacara pelantikan, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Warsh mengambil alih kepemimpinan The Fed di tengah tekanan perekonomian, serta ketegangan antara pemerintah dan bank sentral. Tekanan harga telah meningkat kembali dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh dampak perang di Timur Tengah terhadap pasokan energi.
Di tengah pergantian kepemimpinan tersebut, pelaku pasar kini memperkirakan kenaikan suku bunga acuan berpotensi terjadi pada Desember mendatang. Prediksi itu muncul setelah data terbaru menunjukkan ekspektasi inflasi jangka panjang konsumen AS melonjak ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir.
Sebelumnya, Trump berkali-kali melontarkan kritik kepada The Fed karena dianggap terlalu lambat menurunkan suku bunga selama setahun terakhir.
Dalam upacara pelantikan, Trump juga mengkritik The Fed karena terganggu oleh kekhawatiran yang jauh dari misi dan mandat intinya, seperti perubahan iklim dan inisiatif keberagaman. Meski begitu, ia tampak menahan diri untuk tidak berkomentar tentang keputusan suku bunga.
“Kevin akan menjaga integritas The Fed. Mereka akan membuat keputusan sendiri, dan mudah-mudahan membuat keputusan yang baik, tetapi mereka akan mendengarkan Kevin sepenuhnya,” tutur Trump.
Meski demikian, inflasi yang terus-menerus dan tekanan politik telah memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis bahwa independensi The Fed terancam.
Dalam sidang konfirmasi jabatannya, Warsh beberapa kali menegaskan komitmennya untuk bertindak independen. Namun, ia juga tak segan mengkritik bank sentral atas apa yang disebutnya sebagai penyimpangan misi dan tanggapannya terhadap lonjakan inflasi pandemi.

