Jakarta, MI - Kedudukan orang terkaya di Indonesia kembali mengalami perubahan, tidak lagi dipegang oleh pemilik dan founder dari grup Barito Pacific, Prajogo Pangestu.
Berdasarkan daftar Forbes Real Time Billionaires per 28 Mei 2026, R. Budi Hartono kembali menjadi orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai USD15,4 miliar.
Pendiri Grup Djarum dan pemilik saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) itu kini menempati peringkat 194 orang terkaya dunia versi Forbes.
Posisi tersebut menggeser Prajogo Pangestu yang sebelumnya berada di posisi teratas. Kekayaan Prajogo saat ini tercatat sebesar USD13,7 miliar dan berada di peringkat 216 dunia.
Turunnya posisi Prajogo terjadi di tengah tekanan pada saham-saham Grup Barito miliknya, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), yang belakangan mengalami volatilitas dan koreksi harga saham.
Sedangkan kekayaan Budi Hartono dinilai lebih stabil karena ditopang bisnis perbankan melalui BCA serta diversifikasi usaha Grup Djarum.
Di posisi kedua orang terkaya Indonesia saat ini terdapat Low Tuck Kwong dengan total kekayaan USD14,4 miliar dan berada di peringkat 206 dunia.
Selain itu, daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes juga diisi sejumlah konglomerat lainnya, seperti Anthoni Salim dengan kekayaan USD10,5 miliar, Tahir dan keluarga sebesar USD9,1 miliar, dan Sri Prakash Lohia dengan USD8,7 miliar.
Kemudian, ada Otto Toto Sugiri sebesar USD7,9 miliar, Marina Budiman dengan USD5,7 miliar, dan Lim Hariyanto Wijaya Sarwono sebesar USD4,3 miliar.

