BREAKINGNEWS

Peternak Menjerit, Harga Telur Anjlok di Bawah HPP

Peternak Menjerit, Harga Telur Anjlok di Bawah HPP
Harga Telur Anjlok di Bawah HPP (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Harga telur ayam di tingkat peternak turun selama tiga bulan berturut-turut hingga menyentuh Rp20.600 per kilogram. Kondisi ini membuat para peternak resah, termasuk yang tergabung dalam Peternak Rakyat Blitar Raya, Jawa Timur, yang kemudian menggelar aksi untuk meminta perlindungan pemerintah.

Koordinator Peternak Rakyat Blitar Raya, Suyanto, mengatakan harga telur di kandang saat ini sudah jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) yang mencapai Rp23.000 per kilogram. Ia menyebut harga jual hanya sekitar Rp20.600 per kilogram.

"Harga telur anjlok. Hari ini di kandang Rp20.600 per kilogram, sementara HPP di kami itu Rp23 ribu per kilogram. Padahal HAP (Harga Acuan Pembelian) sebesar Rp24.500 sampai Rp26.500 per kilogram," ujar Suyanto, dikutip Senin (2/6/2026).

Ia menambahkan, tekanan yang dialami peternak tidak hanya datang dari anjloknya harga telur, tetapi juga kenaikan biaya produksi, terutama pakan ternak.

Suyanto menyebut, harga pakan ayam kemasan 50 kilogram naik hingga Rp30 ribu per karung. Pakan yang sebelumnya dijual Rp370 ribu per karung kini naik menjadi Rp400 ribu, sedangkan pakan yang sebelumnya Rp400 ribu kini mencapai Rp430 ribu per karung.

Selain itu, harga jagung sebagai bahan baku utama pakan juga masih tinggi di kisaran Rp6.400-Rp6.500 per kilogram.

Kondisi tersebut membuat sebagian peternak kesulitan mempertahankan usaha mereka. Bahkan, tidak sedikit yang terpaksa menjual aset pribadi untuk bisa membeli pakan dan menjaga operasional peternakan tetap berjalan.

Di sisi lain, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan harga telur ayam ras secara nasional memang mengalami fluktuasi dalam sepekan terakhir. Pada 29 Mei 2026, harga rata-rata tercatat Rp30.500 per kilogram, kemudian turun menjadi Rp30.150 pada 1 Juni 2026, sebelum kembali naik tipis ke Rp30.450 per kilogram pada 2 Juni 2026.

Meski demikian, harga di tingkat peternak masih jauh lebih rendah dibandingkan harga yang dibayar konsumen di pasaran. 

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Peternak Menjerit, Harga Telur Anjlok di Bawah HPP | Monitor Indonesia