Jakarta, MI - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadapi tantangan serius terkait usia armada kapal yang semakin menua. Dari total 225 kapal yang dioperasikan, sebanyak 116 unit telah berusia lanjut dan berpotensi menghadapi penurunan aspek keselamatan serta keandalan operasional.
Kondisi tersebut diungkap Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR pada Rabu (24/6/2026).
Dalam paparannya, Heru mengatakan bahwa proporsi kapal berusia tua di lingkungan ASDP Group diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
"Berdasarkan data yang kami miliki, 55% kapal ASDP Group berusia di atas 30 tahun. Ini dihitung sampai tahun 2030, kemudian 72%-nya kapal kami masih di bawah 1.000 GT," jelas Heru.
Persoalan armada yang menua tak hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi juga pemeliharaan. ASDP mencatat setidaknya 79 kapal masih menggunakan mesin yang suku cadangnya sudah tidak lagi diproduksi oleh pabrikan. Kondisi ini membuat biaya perawatan terus meningkat dan dalam lima tahun terakhir tercatat naik hingga 31 persen.
"Oleh karena itu kami fokus untuk mempercepat transformasi armada, kemudian meningkatkan kapasitas pelabuhan, dan memperkuat kualitas layanan agar ASDP mampu menjawab tantangan sekaligus buang pertumbuhan tersebut secara berkelanjutan," tutur Heru.
