BREAKINGNEWS

Melesat 185% Sebulan, 4 Saham Ini Dipelototi BEI

Melesat 185% Sebulan, 4 Saham Ini Dipelototi BEI
Bursa Efek Indonesia (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau aktivitas perdagangan sejumlah saham yang mengalami pergerakan tidak biasa. Kali ini, ada empat emiten yang masuk daftar Unusual Market Activity (UMA).

Keempat saham tersebut yakni PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF), PT Puri Sentul Permai Tbk. (KDTN), PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. (BSML). Pemantauan BEI mulai berlaku sejak Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor.

Namun, BEI menegaskan bahwa masuknya suatu saham dalam daftar UMA bukan berarti perusahaan tersebut telah melakukan pelanggaran aturan pasar modal.

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI.

Salah satu saham yang menjadi perhatian adalah BEEF. Saham emiten tersebut melonjak 10% ke level Rp374 per saham pada perdagangan terakhir.

Kenaikan BEEF bahkan mencapai 185,50% dalam satu bulan terakhir. Meski demikian, secara sepanjang tahun berjalan atau year to date (YTD), saham ini masih tercatat turun 20,09%.

BEI menyebut tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham BEEF dan meminta investor memperhatikan berbagai informasi yang disampaikan perusahaan, termasuk jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa.

Investor juga diminta mengkaji kinerja perusahaan, keterbukaan informasi, serta rencana aksi korporasi sebelum mengambil keputusan investasi.

Selain BEEF, saham KDTN juga masuk pengawasan BEI karena mengalami pergerakan yang dianggap tidak biasa. Saham perusahaan properti ini anjlok 14,89% ke level Rp320 per saham pada perdagangan terakhir.

Dalam sebulan terakhir, saham KDTN telah terkoreksi 40,19%. Sementara secara YTD, saham tersebut sudah turun 61,21%.

Sementara itu, saham BAJA turut menjadi sorotan setelah mencatat aktivitas perdagangan yang tidak wajar. Saham emiten perdagangan baja ini naik 0,90% ke posisi Rp224 per saham.

Dalam periode satu bulan, saham BAJA telah menguat 40%, sedangkan secara YTD masih mencatat kenaikan 35,76%.

Tak hanya itu, BEI juga mengawasi pergerakan saham BSML. Pada perdagangan terakhir, saham perusahaan pelayaran tersebut melemah 2,86%.

Meski turun pada perdagangan harian, saham BSML masih membukukan kenaikan 3,66% dalam sebulan terakhir dan melonjak 97,67% sepanjang tahun berjalan.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Melesat 185% Sebulan, 4 Saham Ini Dipelototi BEI | Monitor Indonesia