BREAKINGNEWS

Asing Jual Bersih Rp363,53 Miliar, Saham Bank BUMN Jadi Sasaran Utama

Asing Jual Bersih Rp363,53 Miliar, Saham Bank BUMN Jadi Sasaran Utama
Asing Jual Bersih Rp363,53 Miliar, Saham Bank BUMN Jadi Sasaran Utama

Jakarta, MI – Investor asing membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp363,53 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/8/2026). Tekanan jual tersebut membuat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris tak bergerak dan ditutup stagnan di sesi pertama.

Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG berada di level 6.234,29, turun tipis 1,83 poin atau 0,03 persen dibanding penutupan perdagangan sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp7,68 triliun dengan volume 23,09 miliar saham yang diperdagangkan dalam 1,39 juta transaksi.

Perdagangan berlangsung di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang mencermati sejumlah sentimen global dan domestik. Dari luar negeri, pelemahan mayoritas bursa Asia masih membayangi pasar meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Sementara dari dalam negeri, investor menunggu rilis data inflasi Juli, PMI manufaktur, neraca perdagangan, hingga konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp72,81 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp68,94 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp57,56 miliar.

Aksi jual asing juga terjadi pada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp38,48 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp38,31 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp29,06 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp25,42 miliar, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) Rp23,84 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp19,14 miliar, serta PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp15,07 miliar.

Di sisi lain, investor asing masih memburu sejumlah saham unggulan. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi saham dengan pembelian bersih terbesar mencapai Rp73,49 miliar, diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp44,15 miliar.

Selain itu, asing juga mencatat pembelian bersih pada PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) senilai Rp22,77 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp20,43 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp19,12 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp15,11 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp14,02 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp9,77 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp7,66 miliar, serta PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) Rp5,83 miliar.

Aksi jual investor asing terhadap saham-saham perbankan BUMN menjadi sorotan utama perdagangan sesi pertama, sementara minat beli beralih ke saham telekomunikasi, perbankan swasta, serta sejumlah emiten sektor konsumsi dan pertambangan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Asing Jual Bersih Rp363,53 Miliar, Saham Bank BUMN Jadi Sasaran Utama | Monitor Indonesia