BREAKINGNEWS

Bank Mandiri Bekali 350 Penyandang Disabilitas Siap Masuk Dunia Kerja

Bank Mandiri Bekali 350 Penyandang Disabilitas Siap Masuk Dunia Kerja
Peserta mengikuti pelatihan Mandiri Sahabat Difabel yang digelar Bank Mandiri untuk membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja (Foto: Dok. Bank Mandiri)

Jakarta, MI - Bank Mandiri memperkuat komitmennya dalam mendorong dunia kerja yang lebih inklusif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Difabel. Lewat program ini, perseroan membekali ratusan penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja agar memiliki peluang lebih besar memasuki dunia profesional.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk berkembang dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.

"Melalui program Mandiri Sahabat Difabel, kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan ekosistem yang semakin inklusif, di mana setiap orang dapat merasa nyaman dan setara dalam meraih kesempatan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar Adhika di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Mandiri Sahabat Difabel

Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri menggandeng Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) untuk memberikan job readiness training kepada sekitar 350 siswa penyandang disabilitas dari tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB) di DKI Jakarta. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Materi pelatihan mencakup pengembangan self awareness dan pembentukan mindset kerja, peningkatan working attitude dan kemampuan bekerja dalam tim, pengenalan dunia kerja serta penyusunan curriculum vitae (CV), persiapan memasuki dunia kerja, pemahaman mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja, hingga simulasi wawancara kerja. Seluruh materi akan disampaikan dalam 90 sesi pelatihan yang terbagi dalam 15 kelas dan berlangsung sepanjang periode program.

Mandiri Sahabat Difabel.

Program Mandiri Sahabat Difabel dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli hingga 11 September 2026. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, para peserta akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan oleh Human Capital Bank Mandiri untuk memperoleh kesempatan mengikuti program magang di Bank Mandiri sebagai bagian dari pengembangan pengalaman kerja mereka.

Menurut Adhika, kolaborasi dengan Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan peserta.

"Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami optimistis program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi secara optimal di dunia kerja," tambahnya.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat berbagai program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan Nyaman Bersama Mandiri. Perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sebagai wujud keunggulan berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif sebagai bagian dari peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Bank Mandiri Bekali 350 Penyandang Disabilitas Siap Masuk Dunia Kerja | Monitor Indonesia