BREAKINGNEWS

Prabowo Resmi Ajukan Destry Jadi Gubernur BI, DPR Mulai Uji Kelayakan

Prabowo Resmi Ajukan Destry Jadi Gubernur BI, DPR Mulai Uji Kelayakan
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti

Jakarta, MI— Presiden Prabowo Subianto resmi mengirim nama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ke DPR sebagai calon tunggal Gubernur BI. Komisi XI DPR memastikan proses politik dan uji kelayakan terhadap Destry segera berjalan sesuai mekanisme.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi Amro mengatakan, setelah Surat Presiden (Surpres) diterima DPR, pihaknya akan menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Terkait Surpres mengenai usulan calon Gubernur Bank Indonesia yang sudah disampaikan pemerintah kepada DPR, tentu kami di Komisi XI akan memprosesnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Fauzi, Selasa (11/8/2026).

Fauzi menegaskan, Komisi XI tidak hanya akan melihat latar belakang dan pengalaman Destry. Rekam jejak, kapasitas, integritas, serta komitmen terhadap independensi bank sentral menjadi aspek penting yang akan diuji.

"Untuk nama yang telah diajukan pemerintah, tentu kami akan mengikuti seluruh tahapan yang ada, termasuk proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI. Kami akan melihat kapasitas, integritas, pengalaman, rekam jejak, serta komitmen calon terhadap independensi Bank Indonesia," ujarnya.

Stabilitas Rupiah Jadi Tantangan

Pergantian pucuk pimpinan BI terjadi dalam situasi yang membutuhkan kepastian kebijakan moneter. Gubernur BI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan nasional.

Karena itu, DPR menilai sosok yang memimpin BI harus mampu menjalankan mandat tersebut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan independensi bank sentral.

"Siapa pun yang nantinya memimpin BI harus mampu menjalankan tugas dan fungsi BI secara optimal, menjaga stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, turut menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," kata Fauzi.

Dengan masuknya nama Destry ke DPR, proses pergantian gubernur bank sentral kini memasuki tahap penentuan. Komisi XI menyatakan akan menjalankan fungsi konstitusionalnya secara objektif dan bertanggung jawab.

"Kami siap menjalankan tugas dan fungsi konstitusional Komisi XI secara objektif dan bertanggung jawab," tegas Fauzi.

Destry Sudah Jalankan Tugas sebagai Plt Gubernur BI

Destry bukan nama baru di lingkungan bank sentral. Ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 dan saat ini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada akhir Juli 2026.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting Destry dalam menghadapi proses seleksi di DPR. Namun, pengalaman di internal BI sekaligus membuat isu independensi bank sentral menjadi salah satu perhatian utama dalam uji kelayakan dan kepatutan.

Jika mendapat persetujuan DPR dan kemudian ditetapkan, Destry akan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat Gubernur BI secara permanen.

Pencalonan Destry juga mendapat perhatian pasar keuangan. Reuters sebelumnya menilai penunjukan calon tunggal tersebut memberikan sentimen positif terhadap pasar dan turut mendorong penguatan rupiah.

Presiden Prabowo sebelumnya juga telah berdiskusi dengan sejumlah nama yang masuk dalam bursa calon Gubernur BI. Setelah proses tersebut, pemerintah akhirnya mengirimkan nama Destry kepada DPR.

Kini bola berada di tangan parlemen. Komisi XI akan menguji apakah Destry memiliki kapasitas, integritas, pengalaman, dan keberanian untuk menjaga stabilitas moneter sekaligus mempertahankan independensi BI di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Prabowo Resmi Ajukan Destry Jadi Gubernur BI, DPR Mulai Uji Kelayakan | Monitor Indonesia