BREAKINGNEWS

Saham TEBE Emiten Haji Isam Masuk Radar UMA, Sempat Meroket 17,67%

Saham TEBE Emiten Haji Isam Masuk Radar UMA, Sempat Meroket 17,67%
Pasar modal RI (Foto: Dok. BEI)

Jakarta, MI - Saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mulai kehilangan tenaga setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkannya ke radar Unusual Market Activity (UMA).

Langkah BEI ini menyusul lonjakan harga TEBE yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, status UMA bukan berarti BEI menemukan pelanggaran di pasar modal.

Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan mengatakan pihaknya masih memantau pola transaksi dan pergerakan saham TEBE.

"BEI masih mencermati pola transaksi dan perkembangan perdagangan saham TEBE," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (21/8/2026).

Pergerakan TEBE memang terbilang agresif. Pada 14 Agustus 2026, saham ini melonjak 25% ke Rp1.375 per saham hingga menyentuh batas Auto-Reject Atas (ARA).

Empat hari kemudian, TEBE kembali terbang 24,73% ke Rp1.715 per saham dan lagi-lagi menyentuh ARA.

Sehari setelahnya, saham TEBE berbalik turun 7,58% ke Rp1.585. Namun koreksi tak bertahan lama. Pada 20 Agustus, TEBE kembali melesat 17,67% hingga ditutup di Rp1.865 per saham.

Nilai transaksinya juga cukup besar, mencapai Rp112,27 miliar dengan volume perdagangan 609,65 ribu lot.

Masuk Radar UMA, TEBE Langsung Terkoreksi

Penguatan TEBE mulai tertahan setelah BEI mengumumkan status UMA. Pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 09.50 WIB, saham TEBE turun 4,56% atau 85 poin ke Rp1.785 per saham.

BEI mengingatkan investor agar tidak asal mengejar pergerakan saham tersebut. Investor diminta mencermati penjelasan perusahaan atas permintaan konfirmasi BEI, kinerja perseroan, hingga keterbukaan informasi yang tersedia.

BEI juga meminta investor mempertimbangkan kembali setiap aksi korporasi apabila informasi yang tersedia belum memadai.

"Pengumuman UMA sendiri merupakan langkah BEI untuk memberikan peringatan kepada investor agar lebih cermat sebelum melakukan transaksi, terutama ketika sebuah saham menunjukkan pergerakan harga dan aktivitas perdagangan yang tidak biasa," kata Endra.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Saham TEBE Emiten Haji Isam Masuk Radar UMA, Sempat Meroket 17,67% | Monitor Indonesia