Jakarta, MI - FTSE Russell merombak daftar saham Indonesia dalam FTSE Global Equity Index Series (GIES). Kali ini, 29 saham Indonesia harus keluar dari indeks, tanpa ada satu pun saham yang naik ke kelompok Large Cap maupun Mid Cap.
Dalam pengumuman Jumat (21/8/2026), FTSE Russell juga mengubah sejumlah klasifikasi saham berdasarkan kapitalisasi pasarnya.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) misalnya, turun dari Mid Cap ke Micro Cap.
Sementara itu, 10 saham yang sebelumnya berada di Small Cap ikut turun kelas menjadi Micro Cap. Mereka adalah PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT MDS Retailing Tbk (LPPF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
Namun, SILO bernasib berbeda. Saham tersebut dikeluarkan dari Small Cap dan tidak tercantum dalam daftar Micro Cap.
Bukan hanya SILO. Sebanyak 28 saham yang sebelumnya masuk Micro Cap juga ikut ditendang dari indeks FTSE Russell. Berikut daftarnya:
1. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)
2. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
3. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
4. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)
5. PT Bank Victoria International Tbk (BVIC)
6. PT Cardig Aero Services Tbk (CASS)
7. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
8. PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
9. PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS)
10. PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)
11. PT Intiland Development Tbk (DILD)
12. PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE)
13. PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON)
14. PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)
15. PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN)
16. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
17. PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA)
18. PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI)
19. PT Medela Potentia Tbk (MDLA)
20. PT Multipolar Tbk (MLPL)
21. PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID)
22. PT Panin Sekuritas Tbk (PANS)
23. PT Paninvest Tbk (PNIN)
24. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
25. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)
26. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)
27. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP)
28. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)
Dengan tambahan SILO, total saham Indonesia yang keluar dari indeks FTSE Russell mencapai 29 saham.
Perubahan ini akan berlaku setelah perdagangan Jumat, 18 September 2026, atau efektif mulai Senin, 21 September 2026.
Namun, daftar tersebut belum sepenuhnya final. FTSE Russell masih membuka ruang revisi hingga akhir jam kerja Jumat, 4 September 2026. Setelah itu, mulai Senin, 7 September 2026, hasil tinjauan akan dianggap final.
"Perubahan hasil tinjauan indeks yang tercantum dalam berkas-berkas terlampir dapat mengalami revisi hingga akhir jam kerja pada hari Jumat, 4 September 2026. Mulai hari Senin, 7 September 2026, perubahan hasil tinjauan indeks tersebut akan dianggap final," tulis FTSE Russell.
