Eks Direktur Teknik Garuda Dituntut 12 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Eks Direktur Teknik Garuda Dituntut 12 Tahun Penjara
Sejumlah pesawat menunggu waktu penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten beberapa waktu lalu [istimewa]

Monitorindonesia.com – Sidang tuntutan terhadap mantan Direktur Teknik PT Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigno berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (3/6/2021). Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Hadinoto hukuman 12 tahun pidana penjara dan membayar denda dan uang pengganti senilai Rp 50 miliar.

“Terdakwa Hadinoto Soedigno terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi,” kata jaksa KPK dalam pembacaan tuntutannya.

Hadinoto diyakini jaksa telah terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia. Selain itu, Hadinoto juga dinilai terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Jaksa menuntut Hadinoto membayar uang pengganti sebesar US$ 2.302.974,08 atau sekitar Rp 32,89 miliar dengan kurs saat ini dan EUR 477.540 atau sekitar Rp 8,31 miliar.

Apabila Hadinoto tidak dapat membayar uang pengganti tersebut dalam waktu sebulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita. Bilamana harta bendanya tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka Hadinoto akan dihukum pidana badan selama enam tahun.

Jaksa mendakwa Hadinoto Soedigno telah menerima suap lebih dari Rp 80 miliar dari empat perusahaan produsen pesawat dan mesin pesawat. Suap dengan berbagai mata uang asing itu diberikan kepada Hadinoto terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia.

Suap itu diterima oleh Hadinoto bersama-sama dengan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Captain Agus Wahjudo. Jaksa menyebut uang dan hadiah tersebut diberikan agar Hadinoto bersama Emirsyah Satar selaku Dirut PT Garuda Indonesia ketika itu dan Capt Agus Wahjudo mengintervensi pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia.[mar]

Pos terkait