Survey Indobarometer: Elektabilitas PKS Terus Melonjak

  • Whatsapp
Survey Indobarometer: Elektabilitas PKS Terus Melonjak
Presiden PKS Ahmad Syaikhu.[ist]

Monitorindonesia.com – ​​​​Hasil survei Indometer menunjukkan elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menanjak yang menempatkan partai politik ini di urutan kelima setelah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar dan Demokrat. PKS naik dari 4,9 persen (Juli 2020) menjadi 5,7 persen (Oktober 2020), dan kini 7,6 persen.

PKS berada pada peringkat kelima, dan selisih elektabilitas dengan Golkar hanya terpaut 0,7 persen. PSI naik dari 4,4 persen (Juli 2020) menjadi 4,8 persen (Oktober 2020), dan kini 4,9 persen.

Survei Indometer dilakukan pada 1-10 Februari 2021 melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden dari seluruh provinsi yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error sebesar 2,98 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Elektabilitas Partai Demokrat dan PKS melonjak, sementara PDI Perjuangan turun,” kata Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer, Leonard SB, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/2/2021).

Temuan survei Indometer, elektabilitas PDI Perjuangan turun menjadi 22,3 persen, padahal sebelumnya naik dari 26,8 persen pada survei pada Juli 2020 menjadi 31,6 persen pada survei Oktober 2020.

Elektabilitas Partai Demokrat naik menjadi delapan persen, setelah sebelumnya sempat turun dari 3,9 persen (Juli 2020) menjadi 3,2 persen (Oktober 2020). Dengan kenaikan itu, Partai Demokrat melejit ke peringkat empat besar setelah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai Golkar.

Menurut Leonard, kenaikan elektabilitas PKS dan Demokrat dan penurunan pada PDI Perjuangan tidak lepas dari kasus korupsi bantuan sosial yag merupakan kader partai banteng itu. Bantuan sosial merupakan hal yang sensitif di kalangan publik di tengah situasi perekonomian yang penuh tantangan ini.[hot]

 

Pos terkait