Emrus: Perlu Formasi Baru Penanganan Covid-19 

  • Whatsapp
Pegawai KPK Tak Berhak Menunda Pelantikan Jadi ASN

Monitorindonesia.com – Melihat munculnya beberapa varian baru, menyikapi belum ada indikator mengarah tertanganinya kasus di berbagai negara dunia, dan masyarakat cepat terlepas dari serangan Covid-19, tim EmrusCorner menggelar diskusi Minggu ini dengan rekomendasi, sudah perlu dilakukan formasi struktur baru penanganan Covid-19 agar lebih efektif, di setiap negara di dunia.

Supaya efektifitasnya tinggi dan powerfull, formasi baru ini sebaiknya dikendalikan secara langsung oleh Kepala Negara masing-masing, dengan memimpin setidaknya empat biro utama.

Bacaan Lainnya

Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner, Emrus Sihombing menyebut 4 bito utama tersebut. Pertama, Biro Perubahan Perilaku (Perper).

“Biro ini harus menjadi garda paling depan di hulu. Dengan unit ini, dapat memutus mata rantai karena penyebaran virus ini dibantu oleh perilaku manusia. Selain itu, sekaligus dapat membentuk budaya baru sebagai dampak ikutanya yang positif ke depan. Misalnya, budaya disiplin di semua bidang kehidupan,” ujar Emrus, Minggu (23/5/2021).

Biro ini harus dipimpin yang ahli di bidang Perper seperti Komunikolog, atau Sosiolog atau Psykolog.

Kedua, Biro Pengujian (testing). Bagian ini, menurut Emrus, dipimpin pakar bidang pengujian keberadaan virus Covid-19 di dalam dan di luar tubuh manusia secara valid. Ia harus memiliki leadership yang kredibel agar bawahannya tidak menggunakan alat tes bekas.

Tiga, Biro Pelacakan Penyebaran. Ini dipimpin oleh orang yang ahli di bidang investigasi. Jika hasil pengujian menunjukkan positif (dari Biro Pengujian), maka Biro Pelacakan Penyebaran segera melakukan penelusuran kepada semua orang yang pernah kontak fisik dengan jarak satu meter atau kurang dengan orang yang kasus positif tadi.

“Selanjutnya kepada semua orang tersebut dilakukan testing oleh Biro Pengujian. Demikian seterusnya,” katanya.

Empat, Biro Pengobatan dan Pemulihan. Biro ini dipimpin oleh ahli paru ternama di negara masing-masing. Biro ini merawat dan memulihkan bagi kasus positif dari Biro Pengujian.

Menurut Emrus, para pasien yang sudah sembuh, tetap dilakukan monitoring secara terstruktur dan berkala untuk melihat perkembangan penyembuhan paru-paru dan immunitas pada tubuh yang bersangkutan.

“Jika formasi struktur baru ini dipimpin langsung oleh Kepala Negara dan masing-masing biro bekerja atas dasar target serta interval waktu terukur serta kreatif-inovatif, EmrusCorner berkesimpulan bahwa Covid-19 lebih mudah kita kalahkan,” tandasnya.[Lin]

 

Pos terkait