Ephorus HKBP : Pandemi Covid-19 Harus Dihadapi dengan Kewaspadaan Prima

  • Whatsapp
Ephorus HKBP : Pandemi Covid-19 Harus Dihadapi dengan Kewaspadaan Prima
Ephorus HKBP Periode 2020-2024 [Foto-Edward T.S]

Pearaja, Monitorindonesia.com – Pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) terus mengikuti perkembangan pertarungan umat manusia dalam melawan Covid-19 di tingkat global, nasional, provinsi, kabupaten hingga desa.

Pada satu sisi, HKBP mensyukuri usaha pemerintah Indonesia melakukan vaksinasi bagi seluruh rakyat mulai dari pelayan publik hingga ke level rakyat biasa, terutama dimulai dari lansia. HKBP juga menghargai keputusan sulit yang diambil pemerintah termasuk pembatasan mobilitas rakyat pada saat mudik.

Bacaan Lainnya

Tetapi di sisi lain, Ephorus HKBP beserta pemimpin HKBP di semua aras ikut prihatin bahwa, sebagaimana disampaikan oleh pemerintah, beberapa varian Covid-19 yang lebih berbahaya telah tiba di tanah air.

“Kami juga memantau terjadinya peningkatan jumlah orang yang terinfeksi termasuk di Sumatera Utara pada awal hingga pertengahan Mei, termasuk warga HKBP,” ujar Ephorus HKBP Pdt Robinson Butar-Butar dalam siaran persnya yang diterima Monitorindonesia.com di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Ephorus menyampaikan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menopang masyarakat yang terinfeksi dengan doa dan penguatan. HKBP,  kata Pdt Robinson, juga terus mendukung dan mendoakan semua usaha tenaga kesehatan dan pemerintah dalam menolong para korban dan mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Selanjutnya, didasari oleh rasa kasih sayang dan dalam tanggung jawabnya sebagai gembala di gereja HKBP yang ada di seluruh negeri, Ephorus terpanggil untuk menyerukan kepada seluruh masyarakat, secara khusus warga dan pelayan HKBP di mana saja untuk tetap waspada, mengikuti program vaksinasi pemerintah, dan setia melakukan protokol kesehatan 5 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan Bersih, Menjaga Jarak Fisik Sosial, Menghindari Kerumunan dan Membatasi Mobilitas, dalam menghadapi Covid-19.

“Saya meminta warga untuk tidak tergoda dalam mendengar suara-suara nabi-nabi palsu yang menyatakan bahwa virus Covid-19 itu tidak berbahaya bagi kesehatan,  tidak menyebar, bahkan tidak ada. Kita hanya bisa menghadapi masa pandemi ini dengan kewaspadaan prima,” jelas Pdt Robinson.

Ia juga meminta warga masyarakat agar selalu berdoa agar Tuhan menolong rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, serta seluruh rakyat dan pemerintah dunia, untuk memenangkan pertarungan melawan Covid-19 dengan semangat dan kewaspadaan tinggi.

“Kita juga terpanggil untuk saling menolong, meningkatkan kepedulian dan solidaritas kita terhadap yang paling terdampak oleh virus ini,” tandas Pdt Robinson.

Sementara komunikolog Indonesia Emrus Sihombing mengapresiai seruan pimpinan HKBP dalam melaksanakan protokol kesehatan bagi jemaatnya. Seruan Ephorus HKBP sangat penting untuk mewujudkan Indonesia bebas Covid dalam waktu tak lama lagi.

“Saya sangat mengapresiasi serua pemimpin gereja ini. Seruan ini sangat penting ditengah upaya pemerintah menanggulangi Co” ucap Emrus.[Cal]

#Ephorus HKBP

Pos terkait