Fakta Menarik Final Liga Champions 2020/21

  • Whatsapp
Fakta Menarik Final Liga Champions 2020/21
[Foto-sportdesk.co]

Monitorindonesia.com – Final Liga Champions 2020/21 akan menyajikan pertandingan Manchester City dan Chelsea di Estadio do Dragao Porto, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Melihat statistik Pertemuan Manchester City vs Chelsea dari disemua ajang , The Blues memiliki catatn yang lebih baik dari Citizen. Dari 166 pertemuan. Chelsea berhasil meraih 68 kemenangan, 40 hasil imbang, dan 58 pertandingan lainnya menjadi milik Manchester City.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, Pasukan Pep Guardiola memiliki performa yang cukup baik musim ini, terbukti De Bruyne dkk berhasil meraih trofi Premier League dan Piala Liga.

Berikut fakta menarik Liga Champions :

  • Sejauh ini sudah ada tujuh final Liga Champions yang mempertemukan klub dari satu negara. Mulai dari all Spanish final pada 2000 (Real Madrid 3 – 0 Valencia), 2014 (Real Madrid 4 – 1 Atletico Madrid), dan 2016 (Real Madrid Menang adu penalti atas Atletico), all Italian final pada 2003 (AC Milan kalahkan Juventus lewat adu penalti), all England final pada 2008 (Manchester United menang adu penalti atas Chelsea) dan 2021 (Manchester City Vs Chelsea), serta all German final pada 2013 (Bayern Munchen 2 – 1 Borussia Dortmund).
  • Ini adalah untuk ketiga kalinya sesama klub Inggris saling berhadapan pada final Liga Champions. Sebelumnya ada Chelsea yang kalah adu penalti dari Manchester United di Moskow pada 2008, dan Liverpool yang membungkam Tottenham Hotspur di Madrid pada 2019.
  • Duel ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di kompetisi Eropa dalam 50 tahun terakhir.
  • Bagi Manchester City, ini adalah untuk pertama kalinya berlaga di final Liga Champions. Sementara itu, Chelsea tengah berupaya merengkuh trofi kedua di turnamen elite antarklub Eropa tersebut.
  • Manchester City adalah klub Inggris kesembilan yang tampil di final Piala/Liga Champions. Jumlah tersebut membuat Inggris menjadi klub yang paling sering mengirimkan wakilnya di final Piala/Liga Champions. Italia dan Jerman berada di posisi kedua dengan masing-masing enam klub.
  • Man City dan Chelsea sama-sama kebobolan empat gol dari fase grup hingga final Liga Champions musim ini. Itu adalah jumlah kebobolan terendah untuk finalis Liga Champions, sejak Barcelona (4 gol) versus Arsenal (2 gol) pada final 2006.
  • Manchester City berpeluang menjadi klub ke-23 yang memenangkan Piala/Liga Champions. The Citizens juga akan menjadi nama baru yang terukir di trofi Si Kuping Besar, sejak Chelsea pada 2012.
  • Thomas Tuchel menjadi pelatih pertama yang berhasil membawa dua klub berbeda lolos ke final Liga Champions secara beruntun (PSG pada 2020 dan Chelsea pada 2021).

Sumber : UEFA

Pos terkait