Gerindra Minta Jaksa Tuntut Berat Djoko Tjandra

  • Whatsapp
Gerindra Minta Jaksa Tuntut Berat Djoko Tjandra
Wakil Ketua Umum Partai gerindra Habiburokhman. [ist]

Monitorindonesia.com – Wakil ketua umum Partai Gerindra Habiburokhman mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menuntut berat terdakwa kasus suap red notice dan upaya fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra. Peran Djoko Tjandra dalam kasus itu disebut selevel dengan Pinangki.

Sidang kasus Djoko Tjandra akan memasuki acara penuntutan. “Sehingga Kejagung harus berani menuntut berat Joko Tjandra,” kata Waketum Partai Gerindra Habiburokhman, Kamis (4/3/2021).

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi III ini lantas menyamakan Djoko Tjandra dengan Pinangki, yang sudah lebih dulu diputus penjara 10 tahun. Habiburokhman menyebut Djoko Tjandra harusnya mendapat hukuman selevel dengan Pinangki.

“jaksa harus berpedoman atas putusan 10 tahun penjara Pinangki. Sangat wajar kalau hukuman kepada Joko Tjandra sama levelnya dengan Pinangki. Sebab, peran keduanya saling melengkapi,” ujarnya.

Habiburokhman tidak ragu, Kejagung dikenal sebagai institusi yang piawai menangani kasus-kasus non-OTT, seperti Asabri, Jiwasraya, hingga kasus Djoko Tjandra Meski begitu, dia tetap mengingatkan untuk tidak lembek terhadap Djoko Tjandra.

“Namun tetap kami mengingatkan kepada Jaksa Agung untuk menjaga image publik yang curiga terhadap penanganan kasus Pinangki. Tuntutan terhadap Djoko Tjandra jangan lembek,” sebutnya.

Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra hari ini menjalani sidang tuntutan. Djoko Tjandra akan menjalani tuntutan terkait kasus suap red notice dan upaya fatwa Mahkamah Agung (MA).[odr]

 

Pos terkait