Iran Konfirmasi Kepala Dewan Keamanan Ali Larijani Tewas dalam Serangan Israel

Jakarta, MI - Kepala Dewan Keamanan Iran, Ali Larijani, dipastikan meninggal dunia di tengah konflik yang telah memasuki pekan ketiga. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Dewan Keamanan Nasional Iran pada Selasa (17/3/2026). Sebelumnya, Israel mengklaim Larijani tewas akibat serangan udara.
Konflik ini bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari, yang kemudian dibalas oleh Teheran, termasuk dengan menutup Selat Hormuz.
"Jiwa-jiwa suci para martir merangkul jiwa suci hamba Allah yang saleh, Syahid Dr Ali Larijani," ujar Dewan Keamanan Nasional Iran.
Mereka juga mengonfirmasi bahwa putra Larijani serta para pengawalnya turut meninggal dalam insiden serangan itu.
"Setelah seumur hidup berjuang untuk kemajuan Iran dan revolusi, ia akhirnya mencapai harapan lamanya, menjawab panggilan ilahi, dan dengan terhormat meraih rahmat kesyahidan di medan pengabdian," kata dewan tersebut.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengklaim bahwa Ali Larijani tewas dalam serangan yang terjadi pada Senin malam (16/3/2026).
"Saya baru saja mendapat kabar terbaru dari Kepala Staf bahwa Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dan kepala Basij, telah dilenyapkan tadi malam," ungkap Katz dalam pernyataan, Selasa (17/3/2026).
Laporan dari lembaga penyiaran publik Israel, Kan, juga menyebut Larijani menjadi target percobaan pembunuhan. Setelah kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Larijani dianggap sebagai salah satu sosok paling berpengaruh di tubuh pemerintahan Iran.
Sebelumnya, Larijani sempat melontarkan peringatan kepada Presiden AS Donald Trump. Pernyataan itu muncul setelah Trump mengancam akan melancarkan serangan dua kali lebih keras terhadap Iran jika terus menutup Selat Hormuz.
Menanggapi ancaman itu, Larijani menegaskan bahwa Iran tidak gentar. Ia menyebut rakyat Iran tidak takut terhadap ancaman.
"Rakyat Iran yang mencintai Ashura tidak takut akan ancaman kosongmu, karena mereka yang lebih hebat darimu pun gagal menghapusnya. Jadi waspadalah, jangan sampai kalian yang lenyap," tulis Larijani di platform media sosial X.
Topik:
