Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 2.387 Orang

Jakarta, MI - Unit Manajemen Risiko Bencana Lebanon di markas Perdana Menteri Grand Serail melaporkan jumlah korban akibat serangan Israel terus bertambah. Hingga Senin (20/4/2026), tercatat 2.387 orang meninggal dunia dan 7.602 lainnya mengalami luka-luka.
Dalam laporan harian itu juga disebutkan, jumlah pengungsi yang tinggal di pusat penampungan mencapai 117.421 orang, yang berasal dari sekitar 30.431 keluarga.
Sementara itu, PBB sebelumnya mengungkapkan, sedikitnya 277 anak tewas dan lebih dari 700 lainnya terluka sejak serangan dimulai pada 2 Maret.
PBB menilai kondisi di lapangan masih sangat rentan. Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) hingga kini terus memantau aktivitas militer Israel, termasuk penembakan dan penghancuran di berbagai lokasi di Lebanon selatan.
Selain itu, badan dunia tersebut juga menyoroti bahwa intervensi kemanusiaan di Lebanon masih belum memadai jika dibandingkan dengan besarnya kebutuhan di lapangan.
Topik:
