Kebakaran Hutan Besar di Jepang, Ribuan Warga Dievakuasi

Jakarta, MI - Kebakaran hutan besar melanda Prefektur Iwate, Jepang, selama empat hari hingga Sabtu (25/4/2026), memaksa ribuan warga mengungsi. Titik api muncul di dua lokasi dan terus meluas.
Upaya pemadaman terus ditingkatkan, baik dari darat maupun udara, dengan melibatkan lebih dari 1.200 personel dari sipil dan militer.
Api semakin mendekati kawasan permukiman di Kota Otsuchi. Kondisi ini membuat sekitar sepertiga warga kota tersebut harus dievakuasi demi keselamatan.
Kebakaran pertama kali muncul pada Rabu (22/4/2026) sore di pegunungan Iwate. Dua hari kemudian, titik api baru muncul sekitar 10 km dari lokasi awal, dekat dengan area permukiman dan mengancam sejumlah rumah di beberapa distrik.
Untuk mempercepat penanganan, helikopter dari beberapa prefektur serta Pasukan Bela Diri Jepang dikerahkan untuk pemadaman dari udara.
Hingga kini, kebakaran telah menghanguskan lebih dari 730 hektare lahan dan memaksa lebih dari 3.200 warga atau sekitar 1.541 kepala keluarga mengungsi.
Selain itu, delapan bangunan—termasuk satu rumah warga dilaporkan ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dilihat dari luas area yang terdampak, kebakaran ini menjadi yang terbesar ketiga di Jepang, setelah Ofunato yang menghanguskan sekitar 3.370 hektare pada 2025 dan Kushiro pada 1992 yang menghanguskan 1.030 hektare.
Topik:
