BREAKINGNEWS

Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Pekerja

Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Pekerja
Ilustrasi (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Sedikitnya 82 orang dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, China, Jumat (22/5/2026) malam waktu setempat. Selain korban tewas, sembilan orang hingga kini masih hilang.

Mengutip laporan The Guardian, ledakan terjadi sekitar pukul 19.29 di area pertambangan Liushenyu, Qinyuan, saat ratusan pekerja sedang berada di bawah tanah.

Saat insiden terjadi, ada 247 pekerja yang tengah beraktivitas di lokasi tambang. Peristiwa ini pun menjadi salah satu insiden paling mematikan di China dalam satu dekade terakhir.

Presiden China Xi Jinping menanggapi serius tragedi tersebut. Ia menyerukan kepada pihak berwenang agar mengerahkan segala upaya untuk melakukan evakuasi dan perawatan para korban.

Xi juga memerintahkan aparat berwenang segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab ledakan dan mencari pihak yang harus bertanggung jawab.

Perdana Menteri China Li Qiang juga meneruskan instruksi Presiden Xi Jinping dengan meminta proses penanganan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Saat ini, operasi penyelamatan telah dimulai dan penyebab kecelakaan sedang diselidiki.

Berdasarkan laporan Xinhua, sejumlah petinggi perusahaan yang bertanggung jawab atas operasional tambang telah diamankan aparat.

Sementara itu, dikutip dari BBC News, tambang batu bara Liushenyu diketahui dimiliki oleh perusahaan Tongzhou Group.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Pekerja | Monitor Indonesia