BREAKINGNEWS

Usai Pulau Sirik Diserang, Iran Bombardir Pangkalan Militer AS

Usai Pulau Sirik Diserang, Iran Bombardir Pangkalan Militer AS
Serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS

Teheran, MI– Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait, Senin (1/6/2026), sebagai respons atas serangan yang dituding dilakukan militer AS terhadap fasilitas telekomunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan balasan tersebut menyasar pangkalan udara yang disebut menjadi titik asal operasi militer Amerika terhadap wilayah Iran beberapa jam sebelumnya.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa target yang ditentukan telah berhasil dihantam sebagai bentuk respons langsung terhadap apa yang disebut sebagai agresi militer Amerika Serikat.

Serangan diluncurkan dari wilayah Khuzestan di barat daya Iran menggunakan kombinasi rudal dan pesawat nirawak tempur. Namun, militer Kuwait mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone yang memasuki wilayah udara negara tersebut.

Insiden terbaru ini memperpanjang eskalasi konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Timur Tengah. Hubungan Iran dan Amerika Serikat terus memburuk sejak gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke berbagai wilayah Iran pada akhir Februari lalu.

Sebagai balasan, Iran secara berulang meluncurkan serangan rudal dan drone ke sejumlah target yang diklaim terkait kepentingan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, IRGC juga mengeluarkan peringatan keras kepada Washington agar tidak melakukan serangan lanjutan. Teheran menegaskan siap memberikan respons yang lebih besar apabila wilayah dan kepentingannya kembali menjadi sasaran operasi militer.

Eskalasi terbaru ini meningkatkan kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi meluasnya konflik regional yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ekonomi global, terutama di kawasan Teluk yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Usai Pulau Sirik Diserang, Iran Bombardir Pangkalan Militer | Monitor Indonesia